7 Bulan Tinggal di Pandeglang, Pasutri Penusuk Wiranto Jarang Bergaul

Kamis, 10 Oktober 2019 18:00 Reporter : Dwi Prasetya
7 Bulan Tinggal di Pandeglang, Pasutri Penusuk Wiranto Jarang Bergaul Rumah Pelaku Penyerangan Wiranto. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Dua pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto dikenal warga tertutup dan jarang bergaul dengan tetangga di Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Ketua RT 04 Mulyadi (52) tempat pelaku tinggal mengatakan, kedua pelaku inisial SA dan FA sejak tinggal tujuh bulan yang lalu di lingkungannya memang jarang bersosialisasi dengan para tetangga.

"Memang warga kami, laporan ke saya yang bersangkutan kerjanya jualan madu online dan di rumah kontrakannya itu jualan pulsa. Keduanya memang jarang bergaul," kata Mulyadi kepada wartawan di Menes, Pandeglang, Kamis (10/10).

Saat mengontrak tujuh bulan yang lalu SA berstatus duda anak satu, dan baru menikah tiga bulan lalu di Bogor dengan FA wanita asal Brebes. "Tiga bulan yang lalu izin ke saya kalau dia mau nikah di bogor," ujarnya.

Padahal, saat tinggal di lingkungan Kampung Sawah, Mulyadi sudah meminta dan menyarankan agar menjaga kenyamanan sesama masyarakat.

Sementara itu, tetangga pelaku, Ita, mengatakan bahwa pintu kamar kontrakan pelaku selalu tertutup. "Kalau tadi pagi memang bilangnya mau lihat pesawat. Kemarin sore belanja di warung beli sembako," katanya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Wiranto
  2. Wiranto Diserang
  3. Pandeglang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini