Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana telah sukses membina sebanyak 500 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Bali dalam kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III Tahun Anggaran 2025. Acara penting ini diselenggarakan di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Rindam IX/Udayana, Tabanan, dan resmi ditutup pada Minggu, 2 November.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto secara langsung memimpin upacara penutupan kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut. Beliau menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian Persami KKRI yang berjalan tertib, lancar, dan aman hingga selesai. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk meneguhkan semangat kebangsaan dan nilai-nilai bela negara di kalangan generasi muda.
Persami KKRI ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan bangsa. Para pelajar dibekali dengan nilai-nilai disiplin, jiwa korsa, dan wawasan kebangsaan yang diharapkan dapat menjadi modal berharga dalam kehidupan mereka. Pembinaan ini merupakan bagian dari upaya Kodam IX/Udayana dalam memperkuat ketahanan nasional.
Advertisement
Advertisement
Penanaman Nilai Disiplin dan Bela Negara
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Persami KKRI dengan semangat luar biasa. Beliau menekankan bahwa bekal yang diperoleh selama perkemahan, seperti disiplin, jiwa korsa, dan wawasan kebangsaan, merupakan harta tak ternilai yang harus diamalkan sepanjang hidup.
“Saya ucapkan selamat kepada 500 Siswa/Siswi SMK se-Bali yang telah berhasil mengikuti seluruh rangkaian Persami KKRI dengan semangat yang luar biasa. Ingatlah, bekal yang kalian peroleh di sini disiplin, jiwa korsa, dan wawasan kebangsaan adalah harta tak ternilai yang harus diamalkan sepanjang hidup,” ujar Mayjen TNI Piek Budyakto.
Setiap peserta kini memiliki kehormatan sebagai bagian dari Kadet Republik Indonesia dan diharapkan mampu menjadi pelopor kedisiplinan. Mereka juga diharapkan menjadi agen perubahan positif di lingkungan masing-masing. Hal ini penting dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang membutuhkan generasi muda yang berkualitas dan berkarakter.
Advertisement
Advertisement
Peran Kadet Republik Indonesia sebagai Agen Perubahan
Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa bela negara tidak selalu harus dengan mengangkat senjata, melainkan dengan berbuat terbaik di bidang apa pun yang ditekuni. Pesan ini mendorong para pelajar untuk menjadi teladan dalam moralitas dan semangat bela negara melalui prestasi dan kontribusi positif di masyarakat.
“Jadilah teladan dalam moralitas dan semangat bela negara. Ingat, bela negara tidak selalu harus dengan mengangkat senjata, tetapi dengan berbuat terbaik di bidang apa pun yang kalian tekuni,” ungkap Pangdam. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama perjalanan pulang, memastikan setiap peserta tiba di rumah masing-masing dengan selamat.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menambahkan bahwa kegiatan Persami KKRI ini merupakan bagian integral dari pembinaan karakter generasi muda. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat semangat kebangsaan dan bela negara di kalangan pelajar, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan
Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan pembina yang telah mengawal kegiatan ini dengan baik. Kerja keras mereka memastikan Persami berjalan tertib, lancar, dan aman, memberikan pengalaman berharga bagi para pelajar.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada para penyelenggara dan pembina yang telah berperan aktif sehingga kegiatan Persami ini berjalan tertib, lancar, dan aman hingga selesai. Teruslah berjuang dalam kedisiplinan, genggam erat semangat bela negara, dan jadilah agen perubahan yang membawa Indonesia menuju puncak kejayaan,” tutup Pangdam.
Kolonel Widi Rahman menegaskan komitmen Kodam IX/Udayana untuk terus mendukung dan mengembangkan program-program pembinaan generasi muda. Program-program ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat bela negara, guna melahirkan generasi yang tangguh, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan bangsa.
Advertisement
Sumber: AntaraNews