Komando Daerah Militer (Kodam) XXIII/Palaka Wira sukses menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI). Acara ini berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu, 1 November. Tujuannya adalah membentuk generasi muda tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air.
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, menegaskan komitmen TNI. Ia menyatakan bahwa KKRI adalah wujud kepedulian terhadap masa depan bangsa. Program ini menyiapkan generasi muda berani, tangguh, dan siap mengabdi pada negara.
Program KKRI merupakan inisiatif pembinaan generasi muda di bawah binaan Kementerian Pertahanan dan TNI. Tujuannya menanamkan semangat bela negara, nasionalisme, disiplin, dan kepemimpinan sejak dini. Hal ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019.
Advertisement
Advertisement
Membentuk Karakter Bangsa Melalui Persami KKRI
Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menjelaskan program KKRI. Program ini merupakan salah satu pembinaan generasi muda oleh Kementerian Pertahanan dan TNI. Tujuannya adalah menanamkan semangat bela negara dan nasionalisme. Selain itu, disiplin serta kepemimpinan juga diajarkan sejak dini.
Kegiatan ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019. Undang-undang tersebut mengatur Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Melalui Persami KKRI, pelajar dilatih menumbuhkan rasa cinta tanah air. Mereka juga mengembangkan semangat kebangsaan dan kepedulian sosial.
Perkemahan ini berlangsung selama tiga hari penuh. Ratusan pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah menjadi pesertanya. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari generasi muda. Mereka ingin berpartisipasi dalam program pembangunan karakter.
Advertisement
Advertisement
Materi Komprehensif dalam Pembinaan Persami KKRI
Peserta Persami KKRI menerima berbagai pembekalan penting. Materi meliputi pengetahuan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila. Mereka juga belajar sejarah perjuangan bangsa dan wawasan kebangsaan. Pembekalan ini sangat krusial untuk pemahaman identitas nasional.
Selain itu, pelatihan kepemimpinan berwawasan bela negara diberikan secara intensif. Kedisiplinan juga ditekankan melalui latihan baris-berbaris (PBB). Peraturan penghormatan militer (PPM) juga menjadi bagian penting dari kurikulum. Ini semua membentuk mental prajurit dalam diri kadet.
Aspek keterampilan praktis juga tidak luput dari perhatian. Peserta mendapatkan latihan survival di alam terbuka. Mereka juga diajarkan teknik pionir dan dasar-dasar SAR. Pembinaan mental kebangsaan oleh prajurit TNI AD melengkapi semua materi ini.
Advertisement
Pangdam menegaskan komitmen Kodam XXIII/Palaka Wira. Mereka akan terus aktif membina generasi muda. Kegiatan ini menanamkan nilai kejuangan dan kepemimpinan. Semangat bela negara juga menjadi fokus utama pembinaan.
Advertisement
Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan Generasi Muda
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi tinggi. Ia memuji Kodam XXIII/Palaka Wira atas komitmennya. Pembinaan generasi muda melalui Persami KKRI dinilai sangat positif. Ini adalah langkah penting bagi kemajuan daerah.
Gubernur Hafid menyatakan kegiatan ini sangat penting. Ia melihatnya sebagai wadah memperkuat karakter dan moral pelajar. Nasionalisme juga diperkuat di tengah kemajuan teknologi. Ini menjadi benteng di era arus globalisasi.
Kadet diharapkan menjadi simbol disiplin dan tanggung jawab. Mereka harus menjadi teladan di lingkungan sekolah. Peran mereka juga penting di tengah masyarakat luas. Ini adalah harapan besar dari pemerintah daerah.
Advertisement
"Melalui kegiatan ini, para kadet diharapkan menjadi generasi yang cerdas," ujar Gubernur Hafid. Ia juga berharap mereka memahami bahaya narkoba. Kadet juga harus menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. "Mari kita wujudkan semangat kebersamaan dan persaudaraan tanpa batas," tambahnya.
Sumber: AntaraNews