Polisi kembali menangkap salah satu pelaku perampokan dan perkosaan terhadap petani kopi di Empat Lawang, Sumatera Selatan. Petugas kini mengejar dua dari lima pelaku yang masih buron.
Pelaku yang baru tertangkap adalah DP (32). Dia diamankan saat tidur di pondok kebun kopi kawasan Gunung Masurai Jambi.
Beberapa hari sebelumnya, polisi meringkus BG (45) di Desa Tangga Rasa, Sikap Dalam, Empat Lawang, Kamis (5/2). Sementara satu pelaku tengah menjalani hukuman.
"Satu tersangka lagi kami amankan tanpa perlawanan setelah diburu selama lima tahun," ungkap Kasatreskrim Polres Empat Lawang Iptu Adam Rahman, Kamis (12/2).
Advertisement
Kejahatan itu terjadi saat MH (56) dan istrinya EN (44) menginap di pondok kebun kopi di Empat Lawang pada 3 Juli 2021. Mereka didatangi para pelaku yang semuanya menggunakan senjata tajam.
Para pelaku awalnya mengeroyok MH hingga babak belur. Kemudian mereka memperkosa korban EN bergiliran di hadapan suaminya yang sudah tak berdaya dengan banyak luka bacok.
Puas melampiaskan nafsunya, para pelaku menguras harta benda korban. Di antaranya, 200 kilogram biji kopi, sepeda motor Honda Supra Fit, uang Rp700 ribu, dan ponsel.
Adam menyebut perkosaan dilakukan para pelaku dengan ancaman pembunuhan. Kejahatan itu tak diketahui orang lain karena berlangsung malam hari dan di kebun kopi.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 dan Pasal 473 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan perkosaan dengan ancaman 15 tahun penjara.