4 Penambang Bijih Timah Tertimbun Longsor Tanah di Bangka Belitung, 1 Meninggal Dunia

Selasa, 18 Juni 2019 20:13 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
4 Penambang Bijih Timah Tertimbun Longsor Tanah di Bangka Belitung, 1 Meninggal Dunia Anjing pelacak cari korban longsor. ©2018 Merdeka.com/Radeva Pragia Bempah

Merdeka.com - Empat penambang bijih timah dilaporkan tertimbun longsoran tanah di kawasan Tiang Gol Blok 8, Dusun B1, Desa Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Diberitakan Antara, Selasa (18/6), insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan empat penambang tersebut belum berhasil dievakuasi dari lubang tambang.

Empat penambang bijih timah yang dilaporkan tertimbun itu adalah Yanto, Gafar, Usman dan Suri. Sementara satu penambang atas nama Atim berhasil menyelamatkan diri.

Dilaporkan empat pekerja tambang tersebut melakukan penambangan secara manual, tanpa menggunakan peralatan lebih profesional sehingga tidak mampu menghindari longsoran tanah yang lembut terkena curah hujan sepanjang siang hingga sore.

Aparat kepolisian dibantu masyarakat masih melakukan pencarian terhadap empat korban dan belum bisa dipastikan kondisi keempat korban. Namun hingga malam ini empat korban masih terjebak di dalam longsoran tanah, sementara ratusan warga terus berupaya mencari keberadaan mereka.

Satu Penambang Ditemukan Tewas

Satu dari empat penambang bijih timah yang menjadi korban insiden longsoran tanah di Blok 8, Desa Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditemukan tewas tertimbun lumpur berkedalaman sekitar lima meter.

Informasi yang dihimpun, satu dari empat korban yang terjebak dalam lubang tambang sudah ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Namun hingga sekarang belum dilakukan identifikasi terhadap jasad korban, karena baru ditemukan warga yang sedang melakukan pencarian secara manual.

Empat korban longsoran tanah yang dilaporkan terjebak dalam lubang tambang bijih timah saat bekerja adalah adalah Yanto, Gafar, Usman dan Suri. Sementara satu penambang atas nama Atim berhasil menyelamatkan diri.

Hingga malam ini, pencarian terhadap korban yang tertimbun dalam lubang tambang bijih timah masih terus dilakukan kendati dengan menggunakan peralatan sederhana.

Terlihat warga kesulitan mencari korban tertimbun karena tertutup lumpur yang cukup tebal, sehingga membutuhkan alat berat dan lebih hati-hati.

Empat penambang bijih timah itu dilaporkan tertimbun di dalam lubang tambang setelah terseret longsoran tebing tanah sekitar pukul 15.00 WIB.

Para penambang bekerja secara manual, tanpa menggunakan peralatan lebih profesional sehingga tidak mampu menghindari longsoran tanah yang labil setelah diguyur hujan. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini