3 Terduga teroris tewas di Tangsel diperiksa postmortem & antemortem
Merdeka.com - Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, polisi masih mendalami penemuan bom dan penembakan terhadap 3 terduga teroris di Tangerang Selatan. Hasil pendalaman secara utuh akan disampaikan pekan depan.
"Periksa intensif, kroscek keterangan sebelumnya, gelar barang bukti, penyampaian utuh akan disampaikan secepatnya. Mudah-mudahan minggu depan," kata Martinus di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (23/12).
Dia menyebut, pemeriksaan intensif terus dilakukan kepada terduga teroris, Adam (26). Di samping itu, Polri juga tengah melakukan pemeriksaan postmortem dan antemortem.
"Postmortem dilakukan secara primer seperti pemeriksaan gigi, DNA, sidik jari. Antemortem sendiri dilakukan pemeriksaan barang-barang miliknya, benda yang patut dikatakan merupakan milik orang itu. Pemeriksaan postmortem harus direkonsiliasi dengan antemortem," jelasnya.
Hingga saat ini, lanjut dia, pihak penyidik terus membangun komunikasi dengan pihak keluarga untuk menyelesaikan pemeriksaan antermortem.
Diberitakan sebelumnya, polisi melakukan penggerebekan rumah kontrakan nomor 46 RT 02 RW 11 Kampung Curug, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu 21 Desember 2016. Penggerebekan itu dilakukan berdasarkan pengembangan dari pemeriksaan terhadap Adam.
Dalam penggerebekan, Densus 88 menembak mati tiga terduga teroris yakni Omen (38), Irwan (29) dan Helmi (29) karena melakukan perlawanan. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya