Teroris Tangsel
-
News •Omen, teroris di Tangsel belajar seluk beluk teroris saat di lapasOmen, teroris di Tangsel belajar seluk beluk teroris saat di lapas. "Ketika di lapas dia bertemu dengan napi teroris lainnya. Sehingga setelah dia mendapat ilmu, dibina di Subang ketemu lagi dengan napi teroris sehingga bertambah besar bertambah tahu tentang keterorisan."
-
News •3 Terduga teroris tewas di Tangsel diperiksa postmortem & antemortem3 Terduga teroris tewas di Tangsel diperiksa postmortem & antemortem. Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, polisi masih mendalami penemuan bom dan penembakan terhadap 3 terduga teroris di Tangerang Selatan. Hasil pendalaman secara utuh akan disampaikan pekan depan.
-
News •Adam, terduga teroris Tangerang berprofesi jadi ojek onlineAdam, terduga teroris Tangerang berprofesi jadi ojek online. Polisi terus memeriksa tersangka yang masih hidup dari penggerebekan kemarin, yaitu Adam Noor Syam. Dari pengakuannya, Adam ternyata berprofesi sebagai driver ojek online. "Adam ditangkap sesaat setelah keluar dari kontrakannya," kata Iriawan.
-
News •Satu dari tiga jenazah terduga teroris Tangsel belum teridentifikasiSatu dari tiga jenazah terduga teroris Tangsel belum teridentifikasi. Proses pemeriksaan jenazah meliputi gigi, DNA sampai ke sidik jari diperiksa secara teliti. "Pemeriksaan itu merupakan postmortem di Rumah Sakit, selain kuku, barang juga bisa dilakukan misal KTP," kata Kombes Martinus.
-
News •Tiga bom pipa terduga teroris di Tangsel disimpan di tas ranselTiga bom pipa terduga teroris di Tangsel disimpan di tas ransel. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, total terduga teroris yang ditangkap di wilayah Tangerang Selatan, ada empat orang. Dari empat pelaku itu tiga di antaranya tewas ditembak petugas sedangkan satu di antaranya berhasil di amankan.
-
News •Kapolri sebut 5 bom mau diledakkan saat Pospol Tangsel penuh polisiKapolri sebut 5 bom mau diledakkan saat Pospol Tangsel penuh polisi. Dalam penggerebekan itu, tiga pelaku terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, tembakan harus diletuskan ke terduga teroris itu karena petugas mendapatkan ancaman bom.
-
News •Kapolri sebut penggerebekan bom Tangsel pengembangan teroris BekasiSaat dilakukan penangkapan atau penggeledahan sekitar pukul 10.00 WIB di daerah Setu Tangsel, terjadi perlawanan terhadap petugas oleh para tersangka dengan akan mengaktifkan bom. Kemudian petugas tidak mau mengambil risiko dan dilakukan tembakan.