150 Anak di Bali tabuh Gender Wayang bersama-sama
Merdeka.com - Sekitar 150 anak di Bali secara bersama-sama memainkan tabuh Gender Wayang dalam pagelaran di Balai Budaya, Gianyar, Bali.
"Mereka adalah generasi kebanggaan Bali, karena menjadi seniman penabuh gender wayang Bali. Apalagi, penabuh Gender Wayang ini semakin melangka," ungkap Kadis kebudayaan Giayar IGN Wijana di Bali, Sabtu (16/4).
Wijana menambahkan, memainkan gender ini tidaklah seperti cara belajar gamelan musik tradisional yang lain. Imbuhnya, membutuhkan keahlian khusus, terlebih dibawakan secara massal.
"Dalam eksebisi gender wayang massal ini, kami harapkan dapat menggugah generasi muda untuk melestarikan kesenian tradisional, yang kini mulai ditinggalkan," harapnya.
Lanjut dia, bahwa gender wayang merupakan salah satu kesenian yang menjadi bagian dalam setiap prosesi upacara di Bali. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kesenian ini cenderung ditinggalkan generasi muda karena membutuhkan ketekunan dan talenta seni tinggi.
Bahkan, rencananya tahun depan akan melibatkan dua ratus anak-anak. Sebagai wujud komitmen mereka untuk mempertahankan pusaka-pusaka yang diwariskan secara turun temurun.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya