15 Orang di Papua Diamankan Polisi Diduga Terlibat Aksi Makar

Senin, 28 November 2022 07:03 Reporter : Dedi Rahmadi
15 Orang di Papua Diamankan Polisi Diduga Terlibat Aksi Makar Ilustrasi Polisi. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Merdeka.com - Kepolisian Resor Manokwari Polda Papua Barat telah mengamankan 15 orang yang diduga terlibat aksi makar saat puluhan warga memperingati hari jadi West Papua New Guinea (WPNG) di terminal Wosi Manokwari, Minggu (28/11).

Kepala Polres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom membenarkan telah diamankan 15 orang dan mereka saat ini menjalani pemeriksaan di markas Polres Manokwari untuk diketahui peranan mereka dalam aksi tersebut.

"Aksinya diduga bertentangan dengan ideologi NKRI tetapi dibalut dengan kegiatan ibadah, karena ada teriakan Papua merdeka hingga pembentangan simbol-simbol yang dilarang di negara kita," ujar Kapolres.

Kapolres mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal 15 orang tersebut diketahui sebagai koordinator lapangan, penghubung masyarakat hingga simpatisan yang hadir dalam kegiatan terlarang itu.

"Pada saat aksi, mereka menyebut bahwa presiden mereka saat ini sedang berada di negara Belanda. Oleh karena itu setelah pemeriksaan, akan kita gelar untuk menentukan siapa yang patut ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan pasal 106 KUHP tentang Makar," ujar Kapolres.

2 dari 2 halaman

Ia menjelaskan aksi tersebut yang digelar sekitar pukul 11.30-12.00 WIT di terminal Wosi diawali kegiatan ibadah dan dilanjutkan dengan orasi-orasi hingga pembentangan bendera bintang kejora.

"Anggota kami sudah mengimbau tetapi himbauan tersebut tidak diindahkan sehingga dilakukan tindakan penegakan hukum pembubaran paksa hingga mengamankan 15 orang tersebut," ujar Kapolres.

Pasca pembubaran paksa hingga penangkapan 15 orang dalam aksi WPNG di terminal Wosi, situasi keamanan wilayah kota Manokwari aman terkendali, Kapolres mengimbau masyarakat Manokwari agar tidak terpancing isu provokatif, dan tetap beraktivitas seperti biasa

"Sampai Minggu malam situasi Manokwari aman terkendali, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa dan tidak mudah terhasut berbagai isu provokatif," ujar Kapolres. [ded]

Baca juga:
Kibarkan Bendera Bintang Kejora dan Serang Petugas, Sembilan Orang Jadi Tersangka
Draf Final RUU KUHP: Pelaku Makar dan Separatis Terancam 20 Tahun Hingga Pidana Mati
Dua Jenderal NII Dihukum 4,5 Tahun Penjara, Satu Lainnya Diganjar 18 Bulan Bui
Polisi Tangkap Pemimpin Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja
Densus 88 Masih Rahasiakan Cara NII Sumbar Mau Lengserkan Pemerintahan Jokowi
Sidang 3 Jenderal NII di Garut, Saksi Ahli: Terdakwa Ada Niat Makar

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Papua
  3. Aksi Makar
  4. Viral Hari Ini
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini