10 Pelajar SMK di Malang Korban Penamparan Motivator Cabut Laporan

Sabtu, 26 Oktober 2019 14:13 Reporter : Darmadi Sasongko
10 Pelajar SMK di Malang Korban Penamparan Motivator Cabut Laporan Pelaku penamparan pelajar di Malang. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Keluarga 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang, korban kasus pemukulan oleh motivator Agus Setiyawan atau Agus Piranhamas menarik laporannya. Keluarga korban sepakat menempuh jalan perdamaian dan menarik laporan setelah proses mediasi oleh kedua belah pihak.

Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Aryawiguna menyatakan, para orang tua murid datang berniat mencabut laporan tersebut. Secara tertulis juga menyampaikan surat pernyataan yang isinya memaafkan perbuatan tersangka.

"Sampai saat ini kami tampung aspirasi mereka, akan kami lakukan gelar perkara serta kami sampaikan kepada pimpinan bagaimana proses selanjutnya," kata AKP Komang Yogi Aryawiguna, Sabtu (26/10).

Kata Komang, proses penyidikan kasusnya masing sedang berlangsung dan masih melengkapi berkas-berkas perkaranya. Tersangka juga masih menjalani penahanan guna penyidikan di Polres Malang Kota.

"Kasusnya sampai saat ini masih kami proses, tersangka juga masih kami tahan di Polres Malang Kota," tegasnya.

Pencabutan laporan dilakukan saat perkara sedang diproses, tidak serta merta menghentikan proses hukumnya. Kepolisian tetap akan melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan dalam penyidikan tersebut, sebelum dilakukan gelar perkara.

"Tentunya setelah kita lengkapi berkas penyelidikan dan penyidikan nanti akan dilakukan gelar perkara, dengan juga mempertimbangkan aspek ini, adanya permohonan pencabutan dari pihak korban demikian juga hal-hal yang disampaikan oleh korban," jelasnya.

Komang juga menegaskan, dari sisi alat bukti sudah terpenuhi dan penyidik juga tidak menemukan hambatan yang berarti. Saat ini polisi sedang menunggu hasil visum yang diharapkan dalam waktu dekat akan selesai.

"Kemudian keterangan-keterangan para saksi sambil berjalan hampir semua sudah kita komplet, tinggal bagaimana juga hasil di gelar perkara ini," bebernya.

Polisi akan mengkaji hasil penyidikan, fakta terbaru dari penyidikan termasuk munculnya permohonan pencabutan perkara. Setelah itu baru kelanjutan kasusnya. Gelar perkara diperkirakan akan dilakukan pekan depan.

Agus Setiyawan atau Agus Piranhamas ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan 10 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang. Tindak kekerasan Agus yang seorang motivator itu terekam dalam sebuah video yang beredar viral di media sosial.

Agus diamankan di Surabaya usang pulang dari Makassar dan ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan anak. Polisi menjerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Jumat (25/10), para orang tua mendatangi Polres Malang Kota guna mencabut laporan. Kedua belah pihak melakukan mediasi dan bersepakat untuk berdamai yang dituangkan dalam sebuah surat bermaterai.

"Kami akan mencabut laporan dan menerima permohonan maaf dari pihak tersangka," kata Bahtiar Adi, salah satu keluarga siswa yang menjadi korban.

Pernyataan damai dan pencabutan laporan dikatakan, dilakukan secara sadar dan tanpa paksaan serta berharap kasus tersebut dapat diambil hikmahnya oleh kedua belah pihak. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini