Gimana sih sikap dalam melakukan lempar lembing?
merdeka.com
Merdeka.com - Lempar lembing adalah salah satu olahraga yang mulai digemari di Indonesia. Lempar lembing ini dilakukan di lapangan terbuka berukuran sekitar 40 x 70 meter. Jika tidak ada lapangan yang tersedia, lapangan sepak bola juga bisa digunakan untuk melakukan olahraga yang satu ini. Dalam melakukan lempar lembing, ada beberapa sikap yang harus diperhatikan, misalnya saja gerak melempar dan sikap akhir lemparan. Nah, yuk kita bahas itu bersama.
- Sikap yang akan digunakan untuk melempar lembing adalah berdiri dengan kaki terbuka ke arah menyamping dengan arah lemparan ke bahu kiri di depan. Tangan yang akan melempar diletakkan di samping dengan sedikit serong ke bawah. Berat badan yang ada di kaki kanan akan dibengkokkan ke arah luar. Kaki kiri akan menjadi penopang dan di saat lemparan dimulai. Usahakan untuk terus menahan kaki ini sampai terus lurus sampai ke lemparan terakhir. Lengan kiri bisa digunakan untuk penyeimbang.
- Gerakan melempar dimulai dengan memutar panggul ke arah lemparan yang diikuti oleh putaran lutut dan kaki. Tidak luupa dengan angkatan lengan ke atas bahu dengan cara membengkokkan siku lengan. Kaki belakang akan meneruskan dorongan badan ke depan saat berat badan ada ditengah. Tangan lempar akan digerakkan ke depan untuk membantu menggerakkan lengan lurus.
- Sikap akhir lemparan adalah sikap lanjuran dari gerak melempar dalam lempar lembing. Sikap akhir lemparan dilakukan dengan membengkokkan pergelangan tangan ke bawah secara lebih rendah dari posisi mendatar lengan bahu. Badan masih melanjutkan gerakan ke depan dari tenaga dorongan kaki belakang tadi.
Nah, itu adalah sikap yang digunakan untuk melempar lembing. Menarik untuk dibaca kan? (mdk/iwe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya