Bunga unik amarilis, penuh warna dan tahan lama
Merdeka.com - Indahnya bunga amarilis belakangan ini sempat jadi pusat perhatian, karena beberapa waktu yang lalu, Sukadi, warga Patuk, Gunungkidul, menyulap halaman rumahnya seluas 2.350 meter persegi menjadi taman bunga yang sangat mengagumkan. Ratusan ribu bunga jenis amarilis atau hippeastrum terhampar di pekarangan rumahnya. Saat musim kemarau bunga ini nggak terlihat, namun saat musim hujan, bunga itu tumbuh indah, menghijau dan memerah. Kali ini, Kelas Merdeka akan bahas lebih banyak tentang bunga ini.
Amarilis adalah sebuah bunga yang popular dengan kelopaknya yang berbentuk terompet dengan panjang 6 sampai 10 inchi. Dari semua warna yang ada, ada 2 yang paling popular, yaitu merah dan scarlet. Warna lain yang juga variasinya adalah pink, putih, salmon, apricot, mawar, dan masih banyak lagi. Kadang ada juga amarilis yang punya gradasi 2 warna. Sekali berbunga, 1 tanaman bisa berbunga 4 hingga 6 kuntum.
Bunga ini sangat unik, karena ia juga bisa mekar pada pertengahan musim salju di negara 4 musim. Karena keindahannya itu, amarilis akhirnya sering dipakai sebagai bunga hiasan di dalam ruangan. Nggak hanya itu, ia bisa hidup hingga 50 tahunan. Seseorang penyuka bunga yang juga disebut bunga lili ini melaporkan serta menunjukkan foto bahwa ia punya amarilis yang usianya makin lebih 50 tahun!
Bunga ini tergolong kuat dan fleksibel. Amarilis sebaiknya ditanam di tempat yang terkena sinar matahari penuh, yang bisa menolong untuk menyehatkannya. Bunga ini sangat menyukai dan membutuhkan cahaya matahari. Namun jangan khawatir, ia juga bisa ditempatkan di dalam rumah waktu berbunga. Selama aliran hawanya baik, nggak akan ada permasalahan. Nah, tertarik kan untuk mencoba menanam bunga indah ini? (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya