Belajar tentang sejarah VOC, yuk!
Merdeka.com - Pernahkah kamu mendengar tentang VOC? VOC atau Vereenigde Oost Indische Compagnie adalah sebuah kongsi dagang yang dibentuk oleh Belanda dalam masa penjajahannya. Lalu, oleh siapa kongsi ini dijalankan dan apa saja hak VOC?
VOC dipimpin oleh sebuah dewan yang memililki 17 orang anggota, sehingga disebut 'Dewan Tujuh Belas' atau de Heeren 17. Mereka adalah wakil dari delapan perwakilan kota pelabuhan dagang di Belanda. Markas Besar Dewan 17 ini ada di Amsterdam. Dalam menjalankan tugas, VOC ini memiliki beberapa kewenangan dan hak-hak antara lain:
- Melakukan monopoli perdagangan di wilayah antara Tanjung Harapan sampai dengan Selat Magelhaens, termasuk Kepulauan Nusantara
- Membentuk angkatan perang sendiri
- Melakukan peperangan
- Mengadakan perjanjian dengan raja-raja yang berkuasa
- Mencetak dan mengeluarkan mata uang sendiri
- Mengangkat pegawai sendiri
- Memerintah di negeri jajahan
Sebagai sebuah kongsi dagang, VOC terbukti memiliki hak-hak istimewa dan kewenangan yang sangat luas. VOC sebagai kongsi dagang sudah seperti negara dalam negara. Hak VOC untuk membentuk angkatan perang dan melakukan peperangan membuat VOC cenderung ekspansif atau ingin menguasai daerah lain. VOC terus berusaha untuk memperluas daerah-daerah di Nusantara sebagai wilayah kekuasaannya dan monopolinya. VOC juga melihat bangsa-bangsa Eropa yang lain sebagai seorang musuh. VOC telah berhasil mengusir Portugis dari Ambon di tahun 1605 sebagai awal dari ekspansinya. Benteng pertahanan Portugis di Ambon dapat diduduki oleh tentara VOC. Benteng itu diberi nama Benteng Victoria oleh VOC.
Ternyata, VOC itu sangat merugikan kepulauan Nusantara kita pada zaman itu ya? Setelah Indonesia merdeka, VOC dibubarkan dan dikeluarkan dari wilayah Indonesia. Sejarah VOC ini memang menarik untuk dibaca. (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya