PT Indodana Multi Finance, yang dikenal dengan layanan Buy Now Pay Later (BNPL), baru saja menerima tambahan pendanaan sebesar Rp1 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kemitraan strategis ini bertujuan untuk memperkuat layanan Indodana PayLater dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Pendanaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan akses ke layanan keuangan.
Dengan tambahan dana ini, Indodana Finance berencana untuk memperluas jangkauan layanannya ke lebih banyak kota di Indonesia. Saat ini, layanan Indodana PayLater sudah tersedia di lebih dari 55 kota dan digunakan oleh lebih dari 30.000 merchant, baik online maupun offline. Targetnya adalah pertumbuhan jumlah merchant hingga 40% dalam setahun ke depan.
Selain itu, sebagian dari dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung pembiayaan produktif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif pembiayaan yang lebih fleksibel bagi UMKM yang mungkin kesulitan mengakses pembiayaan konvensional.
Advertisement
Pembiayaan Ramah Lingkungan dan Inklusi Keuangan
Indodana Finance juga berkomitmen untuk menerapkan skema green financing atau pembiayaan ramah lingkungan. Kolaborasi dengan mitra bisnis yang mengedepankan konsep ramah lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam penggunaan dana ini. Langkah ini sejalan dengan tren global menuju keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Direktur Utama Indodana Finance, Mira Wibowo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BCA. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini memiliki peran strategis dalam mendukung ekosistem BNPL yang sehat dan berkelanjutan. Dengan dukungan ini, Indodana Finance berharap dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan perbankan konvensional.
Pihak BCA juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat ekosistem keuangan digital yang inklusif. Mereka berupaya menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama mereka yang selama ini kesulitan dalam mengakses layanan keuangan. Dengan langkah ini, diharapkan inklusi keuangan di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.