Setelah lebih dari seminggu tidak memberikan pernyataan, Aprilia Racing akhirnya mengklarifikasi dan menanggapi isu yang beredar mengenai rencana Jorge Martin untuk meninggalkan tim mereka pada akhir musim ini. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis (22/5/2025), menjelang gelaran MotoGP Inggris yang akan berlangsung di Sirkuit Silverstone pada tanggal 23-25 Mei 2025.
Dua pekan lalu, di tengah acara balap MotoGP Prancis, Martin secara diam-diam terbang ke Le Mans dan dilaporkan sedang melakukan pembicaraan dengan manajemen Aprilia untuk mengakhiri kontrak lebih awal. Meskipun demikian, Martin masih terikat kontrak selama dua musim, yaitu untuk tahun 2025 dan 2026.
Juara dunia bertahan tersebut dikabarkan ingin memanfaatkan klausul dalam kontraknya yang memungkinkan dirinya keluar di tahun kedua, yaitu 2026, jika ia tidak masuk dalam daftar kandidat juara dunia setelah balapan MotoGP Prancis 2025. Namun, kenyataannya, klausul tersebut tidak dapat digunakan dengan sembarangan.
Advertisement
Aprilia pernah enggan memberikan komentar
Klausul yang beredar menyatakan bahwa Martin tidak akan dapat digunakan secara valid, mengingat ia tidak termasuk dalam daftar kandidat juara dunia MotoGP 2025 hingga Seri Prancis akibat cedera yang berkepanjangan sejak tes pramusim. Selain itu, ia hanya tampil sekali di atas motor RS-GP, yaitu pada Seri Qatar.
Rumor mengenai keinginan Martin untuk hengkang mulai muncul setelah Seri Prancis selesai dilaksanakan, meskipun pihak Aprilia sebelumnya menolak untuk memberikan komentar mengenai isu tersebut. Namun, kini pabrikan asal Noale, Italia, telah mengeluarkan pernyataan resmi.
Mereka membantah adanya niat Martin untuk meninggalkan tim dan meminta agar tim-tim lain menghormati kerja sama yang telah terjalin dengan Martin, serta tidak menawarkan kolaborasi kepada pembalap berusia 27 tahun tersebut. Berikut adalah pernyataan resmi dari Aprilia Racing.
Advertisement
Pernyataan Resmi dari Aprilia Racing
"Milan, 22 Mei 2025 – Kontrak yang terjalin antara Aprilia Racing dan Jorge Martin adalah sah dan wajib dipatuhi oleh kedua belah pihak hingga masa berlakunya berakhir pada akhir 2026. Aprilia Racing berkomitmen untuk menghormati kontrak tersebut dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan tenggat waktu dan syarat yang telah disepakati, dan akan terus melanjutkan komitmen ini di masa mendatang.
"Aprilia Racing membantah adanya diskusi antara kedua belah pihak untuk mengubah durasi kontrak, yang tetap berlaku seperti kesepakatan awal. Tim tidak akan memberikan komentar terkait hal-hal yang tidak berhubungan langsung dengan mereka, namun berharap agar tim lain tidak melakukan tawaran kepada pembalap yang masih terikat kontrak. Tindakan semacam itu, pada dasarnya, tidak dapat diterima.
"Seluruh tim (Aprilia) akan terus mendukung Jorge selama masa pemulihannya, seperti yang selalu mereka lakukan, dan berharap dapat melihatnya kembali berkompetisi di lintasan dengan RS-GP."Sumber: Aprilia Racing