Kisah LDR Sepatu Juara Dunia WSBK: Sebelah Kanan di Mataram Sebelah Kiri di Singapura

Toprak senang melihat dukungan tulus Sunisa dan adiknya. Tak heran, dia langsung melepas sepatu balapnya setelah naik podium di Paddcok Show dan berlari ke arah Sunisa untuk menghadiahkan sepatu balapnya.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Kisah LDR Sepatu Juara Dunia WSBK: Sebelah Kanan di Mataram Sebelah Kiri di Singapura
Juara dunia WSBK 2021 Toprak Razgatlioglu bersama fans asal NTB, Indonesia.. ©2023 Merdeka.com

World Superbike (WSBK) Motul seri kedua di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, sangat berkesan bagi pembalap Toprak Razgatlioglu (Turki).

Saking senangnya, pembalap tim PATA Yamaha ini memberikan langsung sepatu balap sebelah kanan kepada seorang pendukungnya, usai menjadi juara 2 di race kedua WSBK Mandalika, Ahad siang (5/3).

Sebagai hadiah kepada sang fans yang setia mendukungnya sejak pagi.

Fans beruntung itu bernama Sunisa Fuji, warga kota Mataram. Datang bersama adik sepupunya, M Azwar Fuadi, Sunisa membawa spanduk dan selendang tenun bertuliskan "Toprak". Sebagai tanda dukungan kepada sang idola, agar tetap kuat pasca-gempa dahsyat di negara kelahirannya Turki.

Juara Dunia WSBK 2021 senang melihat dukungan tulus Sunisa dan adiknya. Tak heran, dia langsung melepas sepatu balapnya setelah naik podium di Paddcok Show dan berlari ke arah Sunisa untuk menghadiahkan sepatu balapnya.

Di Mana Sepatu Sebelah Kirinya?

Sunisa sangat terharu saat Toprak tiba-tiba berada di depannya dan langsung memberikan sepatu balapnya. Sorakan ribuan penonton mengiringi momen istimewa ini.

"Sangat senang sekali menerima hadiah sepatu balap ini langsung dari pembalapnya," kata Sunisa yang mengenakan hijab serba biru, warna tim balap Toprak, Ahad kemarin. 

Kini, sepatu balap Toprak sebelah kanan bersemi di rumahnya di kota Mataram.

Meski hanya punya sepatu sebelah kanan Toprak, relawan aksi-aksi kemanusiaan ini tetap gembira.

Hanya menyisakan penasaran di benaknya, bagaimana nasib sepatu kirinya?

Ternyata sepatu kiri Toprak tidak pulang ke Turki, melainkan Singapura.

Rupanya dia memberikan sepatu kirinya kepada Carlo Savoca, Chief Marketing Officer Motul Asia Pacific, yang tinggal di Singapura. Diberikan di belakang Paddcok Show.

Kepada Merdeka.com, Carlo mengaku meminta langsung sepatu kiri kepada Toprak.

"Saya langsung minta sepatu kirinya di belakang panggung. Untuk anak saya alasannya," ujar Carlo sambil tersenyum lebar.

Bagai sejoli, sepatu balap Toprak dengan bertuliskan "54" menjalani hubungan jarak jauh (LDR): antara Mataram dan Singapura!

Rekomendasi