Penjualan mobil kelas premium dengan harga mendekati Rp 1 miliar seperti halnya Land Rover membuat cakupan pasarnya bersifat khusus. Dengan sosok dan spesifikasinya sebagai kendaraan segala medan, merek yang lahir di Inggris ini pun punya pasar yang lebih khusus lagi.
"Pastinya pengusaha. Mereka yang hobi offroad," kata Lisa Wijaya, Vice Director PT Grandauto Dinamika, distributor Land Rover di Indonesia.
Sejatinya, model-model Land Rover pun terbagi lagi sesuai tujuan dan fungsinya. Ada leasure, luxury, hingga utility. Utility untuk Defender, leasure ada pada Discovery dan Freelander, sementara Range Rover masuk dalam kategori luxury.
Walau punya pasar yang sempit, Land Rover tetap bisa menikmati persen penjualan yang kerap meningkat seiring target. Sebagai gambaran, kenaikan untuk pasar mobil premium sendiri tiap tahun bisa 6-7 persen.
Terakhir, PT Grandauto Dinamika memasarkan model Discovery 2014. Model ini memiliki grille depan baru, demikian halnya dengan bumper depan, desain headlamp yang telah dilengkapi Daytime Running Light LED dan pilihan khusus yang dilengkapi pelek berukuran 19 inci dan 20 inci.
Advertisement
Mobil ini menggunakan mesin yang lebih kecil, yakni 3.0 S/C setelah sebelumnya menggunakan mesin 5,0 liter. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi untuk mengakali kondisi kenaikan pajak barang mewah yang dinilai akan menjadi "kerikil" bagi penjualan kendaraan premium.
(kpl/why/fjr)