Melihat positifnya apresiasi konsumen Indonesia, motor Italia, Benelli yang belakangan sudah bergabung dengan Qianjiang Group, Cina, memantapkan jalur penjualan di Indonesia. Mereka berencana membangun sejumlah dealer dan disebut akan bergabung dengan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
"Kami akan membangun beberapa showroom di kota-kota besar seperti Bandung, Surabaya dan Bali. Untuk di Jakarta, kami antara lain akan membangun dealer di kawasan Sunter (Jakarta Utara), Jalan Panjang (Jakarta Barat), dan Jalan Fatmawati (Jakarta Selatan)," urai Joel Kusuma, Business Develoment Manager Benelli Motor Indonesia di PRJ beberapa waktu lalu.
Sejak pembukaan atau 14 Juni hingga 20 Juni lalu sendiri, penjualan Benelli sendiri sudah mencapai 250 unit. Benelli juga menegaskan bahwa apresiasi positif tersebut turut menguatkan rencana mereka untuk membuka pabrik perakitan yang berada di wilayah Citereup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurut Joel, pabrik perakitannya akan mulai produksi awal 2014. Setelah itu, Benelli berencana masuk keanggotaan AISI. Namun hal ini disebutkan masih sebatas rencana.
"Sepertinya itu (Rencana masuk AISI) baru terlaksana setelah target produksi berjalan (2014)," ungkapnya.Motor Benelli yang akan diproduksi di Indonesia menurutnya akan memiliki kandungan komponen lokal sesuai syarat mendirikan pabrik di Indonesia.
"Pihak Benelli di Italia sudah menyetujui penggunaan komponen lokal. Namun mereka juga memberi syarat agar kandungan lokal harus sesuai standar Benelli di Italia," urainya.
Line-up Benelli di PRJ diisi oleh dua motor matik, yaitu Silver Blade EF 250 yang dilepas dengan harga Rp 34,8 juta, dan X150 yang dihargai Rp 18,9 juta.
Benelli juga memboyong tujuh model lain, yaitu skutik Macis 150 (Rp 22,9 juta), Caffe Nero 150 (Rp 25,8 juta), Supermoto Python 200 (Rp 22,9 juta); serta motor-motor besar yaitu Hurricane 600 (Rp 139,8 juta), TNT 899 (Rp 268 juta); plus Trek 1130 (Rp 310 juta) dan TNT Cafe Racer (Rp 328 juta). (kpl/why/vin)