Google Indonesia merilis insights dan hasil survei pelanggan di sektor otomotif masa pandemi Covid-19. Hasilnya antara lain menunjukkan meski sebagian besar konsumen Google saat ini menunda membeli mobil, Google Trends menunjukkan bahwa minat membeli mobil tetap tinggi.
Menariknya, konsumen kini mau membeli mobil via online dan hasil survei memperlihatkan bahwa mayoritas konsumen mau membeli di situs resmi produsen mobil. Singkatnya, saluran pembelian online semakin berperan penting dalam customer journey.
Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia, memaparkan periode April-Juni jumlah pengguna yang mengharapkan pengalaman menyenangkan di laman resmi produsen naik, dari 21 persen ke 36 persen.
Kemudian sebanyak 43 persen responden mau membeli mobil via online dengan mayoritas pembeli (71 persen) ingin membeli mobil langsung dari laman diler. Sisanya (22 persen) bersedia membeli mobil lewat e-commerce.
Terjadi kenaikan pesat jika dibandingkan survei tahun lalu yang hanya 4 persen konsumen siap membeli mobil via online.
“Cara masyarakat Indonesia dalam mencari konten yang relevan, melakukan riset, dan membeli mobil kini lebih bergeser ke online yang didominasi oleh orang-orang berusia 18-35 tahun,” ujar Randy Jusuf, Jumat (14/8).
Kami melihat ada perubahan yang cepat di industri otomotif. Bukan hanya karena pandemi, tapi juga karena perubahan kebiasaan pengguna. Orang-orang yang mau membeli mobil sekarang lebih suka mencari via online, dan seiring perubahan perilaku pengguna, industri mobil juga harus beradaptasi, kata Randy.
Menurut hasil survei konsumen Google yang diikuti 1.000 responden di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, dalam situasi sekarang ini produsen mobil perlu mengambil sejumlah langkah penting untuk menaikkan penjualan.
Google menyarankan tiga cara agar perusahaan otomotif dapat menarik minat pelanggan di masa menantang seperti sekarang ini. Yakni memberikan informasi lengkap di situs resmi perusahaan dengan fokus khusus pada situs seluler. Kedua, meningkatkan kemampuan belanja online sebagai saluran pembelian utama, dan menawarkan lebih banyak promosi.
Advertisement
Indonesia Otomotif Online Festival: 25-29 Agustus
Pemaparan hasil survei Google ini untuk menyambut peluncuran kegiatan Indonesia Otomotif Online Festival (IOOF) yang akan diselenggarakan pada 25-29 Agustus. IOOF akan menampilkan serangkaian acara live dan program khusus di YouTube termasuk video unboxing dan ulasan.
“Acara ini merupakan festival otomotif daring pertama di Asia Tenggara dan merupakan hasil kolaborasi antara industri otomotif, industri digital, dan industri media,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya secara virtual, Jumat siang (14/8).
Menurut menteri, industri otomotif merupakan salah satu sektor terpenting dalam perekonomian Indonesia, yang mewakili sekitar 10 persen dari PDB Indonesia dan menyediakan lapangan kerja lebih dari satu juta pekerja. Sektor ini juga menjadi salah satu dari tujuh sektor prioritas dalam agenda Indonesia 4.0.
“IOOF 2020 adalah contoh bagaimana kita bisa terus menumbuhkan bisnis dengan tetap menjaga kesehatan dan keamanan dalam masa transisi untuk keluar dari pandemi ini,” tambah menteri.
“Kami di Toyota sadar, kondisi dan juga kebiasaan masyarakat terus berkembang, termasuk mobilitas. Oleh karena itu, kami juga mengembangkan berbagai macam pendekatan, selain berbagai produk dengan teknologi terbaru, tapi juga layanan yang memudahkan pelanggan melalui digital, seperti virtual assistance, aplikasi mTOYOTA, dan sebagainya untuk memberikan Total Toyota Ownership Experience yang baik sehingga memudahkan akses antara kami dan pelanggan.” ujar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor.