Datsun Risers Expedition 2 angkat kekayaan budaya dan alam Lampung

Selasa, 15 November 2016 19:52 Reporter : Syakur Usman
Datsun Risers Expedition 2 angkat kekayaan budaya dan alam Lampung Datsun Risers 2. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Nissan Motor Indonesia (NMI) berhasil melaksanakan Datsun Risers Expedition (DRE) 2 yang dimulai di kota Bandar Lampung, pada 11 – 13 November 2016. Ekspedisi ini ingin mempromosikan potensi budaya dan mengeksplorasi kekayaan alam Lampung. Sekaligus membuktikan ketangguhan Datsun GO dan GO+ Panca sebagai mobil LCGC pertama yang melakukan rangkaian ekspedisi keliling Nusantara sejauh belasan ribu kilometer.

Di DRE 2 yang mengeksplor potensi Lampung ini, peserta DRE 2 yang disebut risers berjumlah 12 orang. Beberapa media diundang termasuk Merdeka.com untuk ikut perjalanan DRE 2 ini.

Di DRE 2 Lampung, para risers diajak mengeksplorasi Lampung, teritama potensi wisata alam dan budayanya yang masih original. Sebut saja wisata ecopark Talang Indah di Pringsewu, Taman Purbakala Pugung Raharjo, Desa Wisata Wana, menyusuri Sungai Way Kanan sambil melihat satwa liar, hingga melihat aktivitas gajah-gajah liar di Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur.

Datsun Risers 2 ©2016 Merdeka.com

Di Way Kambas, para risers terpukau dengan kepintaran gajah-gajah liar yang sudah dilatih dengan baik melakukan beberapa gerakan untuk berinteraksi dengan manusia. Seperti mengalungkan bunga, menari, menendang bola, menarik kereta, dan lain-lain.

Rangkaian kegiatan Datsun Risers Expedition 2 Lampung ini ditutup dengan pesta rakyat bertajuk Datsun Ghering Nyak. Ini sebuah mini festival yang mengangkat seni dan kebudayaan khas Bandar Lampung. Mini festival yang digelar pada 13 November di Lapangan PKOR Way Halim ini menghadirkan tarian, permainan, kuliner, dan musik tradisional khas Bandar Lampung.

Datsun Risers 2 ©2016 Merdeka.com

Seorang risers yang bernama Dwi Oktaviani mengaku senang dan puas bisa mengikuti DRE 2 di Lampung ini. Selain acaranya menarik dengan mengajak risers ke lokasi-lokasi wisata unik khas Lampung, juga sarat muatan pendidikannya dengan memperkenalkan local hero di daerah yang disambangi risers.

"Favorit saya di DSE 2 Lampung adalah saat mengunjungi Desa Wana, menyusuri sungai Way Kanan saat senja, dan pastinya naik gajah di Way Kambas. Harus punya mental kuat untuk ikut DSE 2 ini, karena destinasinya betul-betul menarik dan menantang," ujar Dwi yang menjadi risers terbaik 3 di DSE 2 Lampung ini yang dijumpai Merdeka.com di Bandar Lampung, saat penutupan acara.

Christian Gandawinata, Head of Marketing Datsun Indonesia, menerangkan DRE 2 memang lebih menekankan interaksi langsung risers dengan masyarakat lokal. Caranya, menghabiskan waktu lebih lama di satu daerah untuk mengetahui dan mempelajari kearifan lokal secara mendalam.

Dengan semangat Dream, Access, dan Trust (DAT), Datsun ingin terus memberikan akses kepada risers untuk mengenal lebih dalam kebudayaan satu daerah, serta mengapresiasi hasil karya pahlawan lokalnya yang berhasil mewujudkan mimpinya.

Datsun Risers 2 ©2016 Merdeka.com

"DRE 2 hadir untuk mendekatkan Datsun dengan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Lampung. Ini wujud konservasi budaya dan alam kami untuk mempelajari kearifan lokal di Lampung, sekaligus memberikan edukasi kepada para risers yang terlibat," ujar Christian.

Eksplorasi wisata alam dan budaya Lampung merupakan kota kedua yang disinggahi DRE 2 sejak dimulai Agustus lalu dari Banda Aceh. Hingga Maret 2017, DSE 2 akan berlanjut ke kota-kota lain, seperti Cirebon, Malang, dan Makassar. [ega]

Topik berita Terkait:
  1. Datsun
  2. Datsun GO
  3. Otomotif
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini