Kronologi 28 Pengangguran Asal China Digerebek di Rumah Kontrakan Banyuwangi, Ternyata Tak Terkait Judi Online dan Prostitusi

Rumah kontrakan ini dihuni puluhan pengangguran asal China.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kronologi 28 Pengangguran Asal China Digerebek di Rumah Kontrakan Banyuwangi, Ternyata Tak Terkait Judi Online dan Prostitusi
Kronologi 28 Pengangguran Asal China Digerebek di Rumah Kontrakan Banyuwangi, Ternyata Tak Terkait Judi Online dan Prostitusi (Merdeka.com)

Mayoritas WNA ini adalah laki-laki.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tim Bareskrim Mabes Polri menggerebek sebuah rumah kontrakan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Rumah kontrakan ini dihuni puluhan pengangguran asal China.

Calon Pekerja Ilegal

Sebanyak 28 pengangguran asal China mengontrak sebuah rumah di Banyuwangi dikumpulkan di halaman Maporesta setempat pada Rabu (26/6/2024) malam. Mengutip YouTube Liputan6, mereka melanggar peraturan Keimigrasian.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para warga negara asing (WNA) ini diduga hendak bekerja secara ilegal di kawasan Jawa Timur. Sebelumnya, 28 WNA ini sempat dicurigai bagian dari jaringan judi online atau penipuan berkedok prostitusi, namun kecurigaan itu tak terbukti.

Rumah Tertutup

Selama ini, rumah kontrakan tempat para WNA asal China itu tinggal tertutup pagar. Warga sekitar tidak mengetahui aktivitas para penghuni kontrakan.

"Kaget kok sudah ada penggrebekan," ujar Kepala Dusun Sawahan Kabupaten Banyuwangi, Arif Rachman Hakim, dikutip dari YouTube Liputan6, Rabu (3/7/2024).

Saat penggerebekan, imbuh Arif, di dalam rumah kontrakan ada 20 orang. Rinciannya 16 orang laki-laki dan empat orang perempuan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Arif menjelaskan bahwa selama ini warga sekitar tidak tahu siapa penghuni rumah kontrakan tersebut. Warga justru dikejutkan setelah adanya penggerebekan oleh Tim Buser Polri.

Keterangan Polisi

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Andrew Vega menjelaskan bahwa 28 WNA yang digerebek di satu rumah kontrakan sudah diserahkan ke Kantor Imigrasi.

Sebelumnya, rumah tersebut dikontrakkan oleh pemiliknya kepada seseorang yang bukan termasuk salah satu WNA asal China.

"Pemiliknya juga enggak tahu. Para WNA ini ada yang sudah tinggal di kontrakan selama lima bulan, empat bulan, ada yang tiga bulan, ada juga yang baru sebulan dua bulan," imbuh Andrew.

Saksikan video ini untuk mengetahui kronologi lengkap penggrebekan rumah kontrakan yang dihuni puluhan WNA

Rekomendasi