Mengunjungi Kampung Semanggi Surabaya, Warganya Kompak Budi Daya Tanaman Gulma dan Menyulapnya Jadi Makanan Lezat Bergizi

Kampung ini memiliki tiga hektare lahan khusus untuk tanaman semanggi

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Mengunjungi Kampung Semanggi Surabaya, Warganya Kompak Budi Daya Tanaman Gulma dan Menyulapnya Jadi Makanan Lezat Bergizi
Mengunjungi Kampung Semanggi Surabaya, Warganya Kompak Budi Daya Tanaman Gulma dan Menyulapnya Jadi Makanan Lezat Bergizi (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/YouTube KISARASA

Sebuah kawasan di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur, terkenal dengan sebutan Kampung Semanggi. Cikal bakal kampung yang memiliki lahan budi daya semanggi seluas 3 hektare ini ternyata sudah ada sejak tahun 1960-an.

Sejarah

Pada tahun 1960-an, sudah ada lima warga kampung yang berjualan pecel semanggi, makanan yang kini dikenal sebagai kuliner khas Kota Surabaya

Ketua Paguyuban Kampung Semanggi, Suparmo, menjelaskan bahwa dulu orang-orang yang berjualan pecel semanggi membeli tanaman semanggi dari daerah lain. Hal ini karena di kampung mereka tidak ada tanaman semanggi. 

"Dulu bapak-bapak di sini mencari daun semanggi sampai ke luar kota. Bojonegoro, Mojokerto, Kediri bahkan sampai Pandaan," terang Suparmo, dikutip dari YouTube KISARASA.

Dulunya, seluruh penjual semanggi merupakan ibu. Biasanya mereka keliling dengan menggendong perlengkapan pecel, sementara kerupuk puli disunggi di atas kepala.

Baru pada tahun 2015, warga membudidayakan tanaman Semanggi. Padahal tanaman ini dikenal sebagai gulma yang banyak tumbuh liar di sekitar tanaman padi.

Saat ini, ada 39 petani yang membudidayakan tanaman semanggi di Kampung Semanggi. Mereka menggarap sekitar 3 hektare lahan.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/YouTube KISARASA

"Alhamdulillah, Pecel Semanggi Suroboyo sudah menjadi warisan budaya tak benda pada tahun 2022," imbuh Suparmo.

Petani Semanggi

Loji, seorang warga Kelurahan Sememi mulai menekuni budi daya semanggi sejak tahun 1998. Motivasinya menjadi petani semanggi ialah untuk membantu sang ibu mendapatkan tanaman yang jadi bahan utama pecel semanggi dagangannya. 

"Dulu ibu saya mencari (semanggi) sampai ke luar kota. Akhirnya saya jadi petani semanggi untuk membantu ibu. Sebelumnya menanam padi, tapi karena hasil panen padi kurang bagus, akhirnya pilih menanam semanggi," jelasnya, dikutip dari YouTube KISARASA.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/YouTube KISARASA

Setiap hari, tanaman Semanggi dipanen sesuai permintaan pedagang pecel. Setiap petani memanen pada lahan garapan masing-masing.

Cita Rasa

"Ini pertama kalinya saya makan pecel semanggi. Pecel Semanggi isinya tauge, daun semanggi, saus kacang, dan kerupuk sangat besar yang juga berfungsi sebagai sendok," ujar Chef Renatta.

Kerupuk puli yang memiliki ukuran sangat besar ini mengesankan Chef Renatta dan Chef Juna.

"Kerupuk menjadi penambah tekstur, dan masuk dengan pecel semanggi. Jadi pas banget rasanya," imbuh Chef Juna, dikutip dari YouTube Chef Juna.

Simak pengalaman Chef Renatta dan Chef Juna mencicipi pecel semanggi Surabaya

Rekomendasi