Film dokumenter Land of Blessings yang menceritakan kekayaan Lamongan baru saja menyabet penghargaan dalam acara bergengsi, Asia Pacific Film Festival (APFF) 2023. Penghargaan diberikan di Macau, Tiongkok.
Advertisement
Dokumenter Terbaik
Land of Blessings dinobatkan sebagai film dokumenter terbaik dalam APFF 2023. Selain film besutan sutradara Adisurya Abdy itu, ada dua film Indonesia lain yang menyabet penghargaan pada festival bergengsi tersebut.
Film Autobiography karya sutradara Makbul Mubarak meraih penghargaan Best Photography dan KKN di Desa Penari karya Awi Suryadi menerima penghargaan Best Scenario.
(Foto: Freepik)
Advertisement
Tanah yang Diberkahi
Mengutip Instagram @infolamongan, film ini menceritakan segala daya tarik dan potensi yang dimiliki Kabupaten Lamongan. Khususnya dari segi sejarah, mulai era Airlangga hingga pasca Airlangga.
Lamongan juga diyakini sebagai tanah kelahiran Gajah Mada. Hal ini didasarkan pada keberadaan ibunya Dewi Andongsari di daerah Ngimbang.
(Foto: dream.co.id)
Di Kabupaten Lamongan juga ditemukan prasasti batas-batas wilayah. Daerah ini juga memiliki beragam potensi, serta hasil bumi melimpah.
(Foto: YouTube
Kinokkonik Film Studio Pte. Ltd.)
Advertisement
Advertisement
Libatkan Warga Lokal
Film Land of Blessings menghadirkan duo aktor-aktris, Sofie Asdenie dan Vira Lovie. Selain kedua aktof tersebut, film dokumenter berdurasi 40 menit ini melibatkan banyak warga Lamongan asli. Pembuatan film juga dilakukan di sejumlah tempat bersejarah di Kabupaten Lamongan.
Advertisement
Apresiasi
Pemkab Lamongan melalui Disparbud mengapresiasi prestasi tim film Land of Blessings. Film ini diharapkan semakin mengangkat potensi kearifan lokal Lamongan di level internasional.
Advertisement