SMK Gratis untuk Anak Yatim Piatu Berdiri Megah di Pasuruan, Muridnya Didorong Jadi Pengusaha

Sekolah ini menargetkan 80% lulusannya bisa jadi wirausaha mandiri

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
SMK Gratis untuk Anak Yatim Piatu Berdiri Megah di Pasuruan, Muridnya Didorong Jadi Pengusaha
SMK Gratis untuk Anak Yatim Piatu Berdiri Megah di Pasuruan, Muridnya Didorong Jadi Pengusaha (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pengusaha sukses, Hermanto Tanoko mengagas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) gratis untuk anak yatim piatu se-Indonesia. SMK Tanoko berdiri megah di Desa Dawuhan Sengon, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. 

(Foto: Liputan6.com)

Mengutip wawancara Liputan6 dengan Hermanto Tanoko, SMK Tanoko menerima anak-anak yatim piatu dari berbagai suku dan agama.

Sekolah ini tidak membeda-bedakan identitas seseorang. Di sini, mereka juga akan mendapatkan fasilitas yang sama.

Fasilitas
Dok. Istimewa

Selain ruang kelas yang tampak mewah, SMK Tanoko juga dilengkapi dengan perpustakaan, laboratorium, aula pertemuan, dan fasilitas penunjang lain. Bahkan, SMK Tanoko menyediakan asrama bagi pelajar perempuan dan laki-laki pada bangunan terpisah. 

(Foto: Google Maps Adhi Kristijono)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

SMK Tanoko juga dilengkapi dengan fasilitas olahraga dan tempat beribadah semua agama yang ada di Indonesia. Hal ini menandakan sikap yayasan dalam menghargai perbedaan dan merajut harmoni.

(Foto: Google Maps Adhi Kristijono)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Nantinya para pelajar juga diberi fasilitas praktik berkebun dan beternak ikan di lahan sekolah. Didirikan di area perkebunan, SMK Tanoko didesain tetap mempertahankan sejumlah pohon di lingkungan sekolah. Tujuannya agar kawasan sekolah tampak asri dan sejuk. 

(Foto: Google Maps Adhi Kristijono)

Kurikulum
Dok. Istimewa

SMK Tanoko mengombinasikan sisi akademis dengan kewirausahaaan. Hal ini bertujuan agar kelak lulusannya bisa menjadi wirausaha mandiri.

Mengutip Instagram @smktanoko, SMK Tanoko memiliki tiga jurusan yakni Perhotelan, Tata Kuliner, dan Tata Kecantikan. Selain itu, anak-anak akan dibekali dengan kegiatan ekstrakurikuler videografi, konten kreator, dan desain grafis.

Pendirian SMK Tanoko bertujuan mendidik tunas-tunas bangsa; memberikan kesempatan merata bagi Anak Yatim Piatu tanpa membeda-bedakan SARA untuk mendapatkan pendidikan secara akademis dan non akademis. Pelajar disiapkan menjadi wirausaha mandiri untuk memperkuat perekonomian Indonesia di masa mendatang.

SMK Tanoko Nongkojajar Pasuruan memberi kesempatan bagi anak yatim piatu yang memenuhi persyaratan dan lulus seleksi untuk memperoleh pendidikan berbasis kompetensi dengan biaya pendidikan dan akomodasi gratis.

Pemilik Tancorp itu berharap SMK Tanoko yang ia bangun di Pasuruan bisa berkembang dan lulusannya banyak menjadi pengusaha sukses.

Ke depan, Hermanto punya keinginan mendirikan sekolah-sekolah serupa agar dapat mendidik lebih banyak anak yatim piatu menjadi sosok sukses.

Rekomendasi