Buron Pelaku Penggelapan Dana Pekerja Migran Meninggal di Madiun, Begini Kronologinya

Seorang pelaku penggelapan dana pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Bambang Prasetyo (54) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Madiun. Begini kronologinya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Buron Pelaku Penggelapan Dana Pekerja Migran Meninggal di Madiun, Begini Kronologinya
Ilustrasi buronan. ©2023 Merdeka.com/Freepik

Seorang pelaku penggelapan dana pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Bambang Prasetyo (54) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bambang diketahui juga masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) alias buron polisi.

Pria paruh baya itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tengkurap di rumah kontrakan yang baru ia tinggali selama sebulan.

"Sesuai informasi korban Bambang Prasetyo ini merupakan DPO Polres Magetan atas kasus utang piutang," terang Kapolsek Wungu AKP Yunus di Madiun, Senin (27/3/2023). 

Kronologi Kejadian

Ketua RT setempat, Agus Sujito menceritakan kronologi warga menemukan pria paruh baya asal Sidoarjo tersebut sudah dalam kondisi tak bernyawa. 

Sebelum ditemukan meninggal, rumah kontrakan tempat tinggal Bambang dalam keadaan gelap. Keesokan harinya, warga bersama petugas Babinsa memeriksa rumah kontrakan dan menemukan korban sudah meninggal dunia. 

"Malam hari sebelumnya saya dan warga menyalakan lampu di sekitaran rumahnya. Lalu Senin pagi saya bersama petugas Babinsa memeriksa ke dalam rumah dan menemukan ternyata Pak Tyo ini sudah meninggal," ungkap Agus, dikutip dari akun Instagram @madiun_info, Selasa (27/3/2023). 

Saksi mata kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wungu. Menindaklanjuti laporan warga, tim Inafis Polres Madiun mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban. 

Penyebab Kematian

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab kematian pria paruh baya tersebut. Ada dugaan bahwa yang bersangkutan meninggal karena sakit. Berdasarkan keterangan tetangga, beberapa hari terakhir Bambang mengaku tengah sakit. 

Kasus tersebut kini ditangani oleh Polres Madiun. Petugas Inafis Polres Madiun mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Caruban Kabupaen Madiun untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Sementara itu, terkait status korban sebagai buronan, ia diduga tengah dalam misi persembunyian dengan mengontrak rumah di Madiun. Pasalnya, menurut keterangan tetangga, Bambang baru tinggal di sana sekitar satu bulan terakhir.

Rekomendasi