Setiap orang tua biasanya memberikan perhatian lebih kepada anaknya yang mulai memasuki usia remaja. Kondisi ini rupanya telah dialami oleh Ben Kasyafani, salah satu pemeran di sinetron Cinta Setelah Cinta.
Melansir dari kanal Youtube Indosiar, Ben mengaku Sienna, putri dari pernikahannya dengan Marshanda mulai menunjukkan gelagat sebagai remaja. Sebagai orang tua, Ben memiliki trik khusus untuk memantau perkembangan buah hatinya.
Tak hanya sendirian, Ben juga menjalin komunikasi yang baik dengan mantan istri agar tumbuh kembang Sienna terpantau dengan baik. Berikut penuturan lengkap pemain Cinta Setelah Cinta ini terkait pola didiknya kepada Sienna berikut ini.
Advertisement
Membagi Waktu Belajar dan Main dengan Bantuan Mantan Istri
Sudah bercerai dengan Marshanda sejak tahun 2014, tak lantas membuat Ben menjauhkan Sienna dari ibunya. Sebaliknya, Ben kini sedang berusaha membagi jam belajar dan jam bermain putrinya dibantu mantan istri.
Pembagian waktu Sienna ini menurut Ben sangat penuh tantangan. Sejauh ini, laki-laki yang memerankan sosok Ilham di Cinta Setelah Cinta ini memutuskan untuk memberikan Sienna waktu bermain saat bersama ibunya.
"Anak udah mulai remaja, pra remaja lah gitu udah pengin main sama temen-temennya sedangkan di rumahku dia sekolah. Sedangkan pas waktunya sama Chaca mungkin dia lagi pengin main sama temennya, sekarang emang challengingnya disitu," tuturnya.
Advertisement
Saling Terbuka dan Transparan
Selain pembagian waktu yang jelas, Ben menjelaskan salah satu trik parenting untuk anak remaja versinya, yaitu keterbukaan informasi. Bersama Marshanda, Ben kerap berkomunikasi secara intens untuk memantau perkembangan Sienna.
Selama ini, dirinya dan Marshanda sepakat untuk selalu transparan dan terbuka jika ada sesuatu yang terjadi. Hal yang kurang nyaman didiskusikan Ben bersama mantan istri.
"Sebisa mungkin aku sama Chaca untuk berkomunikasi secara intens sih, artinya komunikasi kasih tahu, ngomong ada sesuatu, ada yang ngga enak, dijaga banget dan kalau ada sesuatu yang kurang menyenangkan, kurang nyaman, lebih baiknya diomongin," imbuhnya.