Belum lama ini fenomena Crazy Rich begitu menjamur di Indonesia. Banyak orang kaya bermunculan tiba-tiba dengan harta yang melimpah. Salah satunya yang paling terkenal dan sempat mengklaim memiliki jet pribadi sendiri adalah Gilang Widya dan Shandy Purnamasari.
Sepasang suami istri ini lebih dikenal publik dengan julukan Juragan 99. Namun seiring dengan banyaknya kasus yang melibatkan crazy rich, fenomena orang tajir melintir ini mulai menurun. Gilang dan Shandy yang sempat mengklaim memiliki jet pribadi, kini mengakui jika jet yang selama ini dipakai adalah sebuah bentuk kerja sama.
Aksi Gilang dan Shandy ini tentu juga mendapat banyak perhatian dari Nikita Mirzani. Ia sempat meragukan sumber kekayaan keduanya dan berkoar-koar di media sosial. Melansir dari Kapanlagi, Gilang kemudian memberikan tanggapan bijak dari aksi Nikita.
Selengkapnya, simak penuturan Gilang Widya 'Juragan 99' yang berhasil dirangkum oleh Merdeka berikut ini.
Advertisement
Tak Pernah Anggap Ulah Nikita Sebagai Masalah
Diketahui baru saja hadir di Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta bersama istri dan Gus Miftah, Gilang tampak sedikit bicara. Ketika ditanya oleh rekan media tanggapannya terkait Nikita, Gilang hanya menegaskan dirinya tak pernah menganggap hal itu adalah sebuah masalah.
"Saya nggak pernah anggap itu masalah," tutur Gilang.
Advertisement
Gus Miftah Ajarkan Sabar Menghadapi Masalah
©2022 Merdeka.com/instagram.com
Gus MIftah kemudian menambahkan keterangan yang sudah diberikan oleh Gilang. Menurutnya, Gilang dan Shandy kini tengah menerapkan anjurannya untuk bersabar saat menghadapi masalah.
"Saya bilang sama mas Gilang nggak usah balas umpatan dengan umpatan. Mending kita doakan saja. Saya ajarkan 4 hal kepada mereka. Pertama, setiap malam minta maaf atas dosa-dosa kita, yang kedua atas kedua orangtua, ketiga atas orang yang mencintai kita, dan keempat maafkanlah semua orang yang benci kita. Karena doa seseorang kepada orang lain sama seperti mendoakan diri sendiri. Maka nggak boleh mendoakan orang lain jelek walaupun orang itu komentar jelek sama kita," imbuh Gus Miftah.