Kesalahan menaruh sikat gigi di kamar mandi sering dilakukan oleh para penggunanya. Seringkali, setelah digunakan, sikat ditaruh di pinggir bak, di sela-sela wastafel atau pinggir di ventilasi.
Kesalahan tersebut lambat laun akan membuat sikat gigit tercemar kuman atau bakteri yang ada di sekitar. Ini tentu akan menimbulkan berbagai resiko penyakit.
Lantas bagaimana cara menyimpan sikat gigi yang benar agar tetap steril? Berikut informasi selengkapnya, dihadirkan Merdeka.com, Rabu (7/10).
Advertisement
1. Menaruh Sikat Gigi Terlalu Dekat dengan Toilet
Menaruh sikat gigi di dekat toilet menjadi salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan. Jarak yang terlalu dekat membuat sikat gigi berada di area yang banyak digunakan untuk aktivitas kamar mandi. Ketika toilet digunakan, air dapat berpindah ke benda di sekitarnya melalui cipratan.
Kondisi tersebut membuat posisi sikat gigi perlu dipertimbangkan sejak awal. Tempat penyimpanan sebaiknya berada di area yang tidak berdekatan dengan toilet dan tidak mudah terkena cipratan air dari aktivitas di sekitarnya.
Kesalahan menaruh sikat gigi ini dapat dihindari dengan memilih tempat yang memiliki jarak dari toilet. Dengan begitu, sikat gigi tidak langsung berada di area yang berpotensi terkena percikan.
Advertisement
2. Membiarkan Sikat Gigi Tetap Basah
Sikat gigi yang baru digunakan biasanya masih menyimpan air pada bagian bulu sikat. Jika langsung dimasukkan ke wadah tertutup, air tersebut tidak memiliki ruang untuk keluar sehingga bagian dalam wadah ikut lembap.
Karena itu, sikat gigi sebaiknya dibilas setelah digunakan lalu diletakkan pada tempat yang memungkinkan air menetes. Posisi tersebut membantu sikat gigi mengering sebelum digunakan kembali.
Membiarkan sikat gigi tetap basah dalam waktu lama juga membuat bagian bulu sikat tidak memperoleh udara yang cukup. Kebiasaan sederhana dengan memberi ruang untuk pengeringan dapat membantu menjaga kondisi sikat gigi setelah digunakan.
Advertisement
3. Menyimpan Beberapa Sikat Gigi dalam Satu Wadah
Satu wadah yang digunakan untuk banyak sikat gigi dapat membuat bagian bulu sikat saling bersentuhan. Kondisi ini sering terjadi ketika tempat penyimpanan tidak memiliki sekat atau lubang untuk setiap sikat.
Setiap orang sebaiknya memiliki ruang penyimpanan sendiri agar bagian sikat tidak saling menempel. Cara tersebut juga membuat sikat gigi lebih mudah diambil tanpa menyentuh sikat milik orang lain.
Kesalahan menaruh sikat gigi seperti ini dapat dihindari dengan menggunakan wadah yang memiliki ruang terpisah. Jika menggunakan satu tempat penyimpanan, beri jarak yang cukup antara satu sikat dan lainnya.
Advertisement
4. Memasukkan Sikat Gigi ke Wadah Saat Masih Basah
Wadah tertutup sering dipilih karena dianggap dapat melindungi sikat gigi dari benda di sekitarnya. Namun, wadah tersebut sebaiknya tidak langsung digunakan ketika bulu sikat masih basah.
Setelah digunakan, bilas sikat gigi dan biarkan airnya turun terlebih dahulu. Setelah itu, sikat bisa ditempatkan pada wadah yang memiliki lubang atau ruang udara agar bagian yang basah tidak terperangkap.
Kesalahan menaruh sikat gigi bukan hanya berkaitan dengan lokasi, tetapi juga cara menyimpannya setelah digunakan. Memberikan waktu bagi sikat untuk terkena udara dapat menjadi bagian dari kebiasaan perawatan sehari-hari.
Advertisement
5. Meletakkan Sikat Gigi di Dekat Wastafel
Wastafel menjadi tempat yang mudah dijangkau sehingga banyak orang memilih meletakkan sikat gigi di sekitarnya. Namun, area ini juga sering terkena air saat tangan, wajah, atau benda lain dicuci.
Jika sikat gigi diletakkan terlalu dekat dengan keran, cipratan air dapat mengenai bagian bulu sikat. Air dari aktivitas lain di wastafel juga bisa berpindah ke permukaan sikat tanpa disadari.
Karena itu, pilih tempat yang tidak berada tepat di sisi wastafel. Sikat gigi tetap bisa disimpan di kamar mandi selama posisinya tidak mudah terkena air dari aktivitas lain.
Advertisement
6. Menggunakan Wadah yang Jarang Dibersihkan
Wadah sikat gigi juga perlu diperhatikan karena air dari bulu sikat dapat menetes ke bagian bawah tempat penyimpanan. Jika dibiarkan, sisa air dan kotoran dapat menumpuk.
Wadah sebaiknya dikosongkan dan dibersihkan secara berkala. Setelah dicuci, tempat tersebut perlu dikeringkan sebelum digunakan kembali agar tidak menyimpan air di bagian bawah.
Kebiasaan ini sering terlupakan karena perhatian biasanya hanya tertuju pada sikat gigi. Padahal, tempat penyimpanan menjadi bagian dari lingkungan sikat sehingga kebersihannya perlu dijaga bersama.
Advertisement
7. Menaruh Sikat Gigi Tanpa Memberi Jarak dari Benda Lain
Sikat gigi sebaiknya tidak diletakkan berhimpitan dengan sabun, handuk, alat cukur, atau perlengkapan kamar mandi lain. Benda-benda tersebut digunakan untuk keperluan berbeda dan dapat menyentuh sikat jika ruang penyimpanan terlalu sempit.
Memberikan jarak membuat setiap benda lebih mudah digunakan tanpa saling bersentuhan. Posisi ini juga membantu pemilik rumah melihat kondisi sikat gigi dan wadahnya dengan lebih mudah.
Kesalahan menaruh sikat gigi dapat dikurangi dengan menyediakan satu area khusus untuk menyimpannya. Tidak perlu tempat yang besar, selama sikat tidak bersentuhan dengan benda lain dan memiliki ruang untuk mengering setelah digunakan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kesalahan Menaruh Sikat Gigi di Kamar Mandi
Apakah sikat gigi boleh disimpan di kamar mandi?
Boleh, selama tempat penyimpanannya tidak dekat toilet, tidak mudah terkena cipratan air, dan memiliki ruang agar sikat bisa mengering setelah digunakan.
Apakah sikat gigi harus ditutup setelah digunakan?
Tidak harus langsung ditutup ketika masih basah. Biarkan sikat terkena udara dan airnya turun terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke wadah.
Mengapa sikat gigi tidak boleh diletakkan dekat toilet?
Posisi tersebut membuat sikat lebih mudah terkena cipratan dari aktivitas di toilet. Karena itu, sebaiknya berikan jarak antara toilet dan tempat menyimpan sikat.
Bagaimana cara menyimpan sikat gigi setelah digunakan?
Bilas sikat setelah digunakan, tiriskan, lalu simpan pada tempat yang memiliki ruang udara dan tidak bersentuhan dengan sikat lain.
Apakah wadah sikat gigi perlu dibersihkan?
Ya. Air dan sisa kotoran dapat terkumpul di bagian bawah wadah. Membersihkannya secara berkala membantu menjaga tempat penyimpanan tetap bersih.