Kini Sudah Sukses, Rieke Diah Pitaloka Ceritakan Masa Lalu Jual Jamu dan Nasi Uduk

Penggemar tayangan Bajaj Bajuri tentu akrab dengan sosok istri Bajuri yang diperankan oleh Rieke Diah Pitaloka. Setelah sukses menjadi Oneng, Rieke kemudian jarang muncul di layar kaca. Meninggalkan dunia hiburan, Rieke melebarkan sayapnya di dunia politik.

Vinna Wardhani
Oleh Vinna Wardhani - Reporter
Kini Sudah Sukses, Rieke Diah Pitaloka Ceritakan Masa Lalu Jual Jamu dan Nasi Uduk
Rieke Diah Pitaloka. ©2017 dok foto dok ri

Penggemar tayangan Bajaj Bajuri tentu akrab dengan sosok istri Bajuri yang diperankan oleh Rieke Diah Pitaloka. Setelah sukses menjadi Oneng, Rieke kemudian jarang muncul di layar kaca. Meninggalkan dunia hiburan, Rieke melebarkan sayapnya di dunia politik.

Sukses dengan kiprah keartisan dan politiknya, kehidupan Rieke tentu telah berubah. Sebagai public figure, Rieke bisa disebut sebagai salah satu yang hidup makmur. Meski begitu, siapa sangka Rieke pernah hidup sudah saat masih kecil.

Demi sesuap nasi dan hidup selama sebulan, Rieke kecil rupanya tak malu berjualan jamu godog. Ia juga sempat menjual nasi uduk di bangku kuliah. Kisah masa kecilnya ini ia ungkap saat menjadi bintang tamu di acara Brownis. Selengkapnya, simak penuturan Rieke Diah Pitaloka berikut ini.

Jual Jamu Godog

Berbeda dengan kondisi ekonominya sekarang yang makmur, Rieke rupanya cukup pekerja keras di masa lalu. Sejak kecil ia terbiasa berjualan untuk menyambung hidup. Jamu godog ibunya menjadi saksi Rieke kecil gigih mencari uang.

"Bukan jamu gendong, jamu godok gak digendong naik sepeda, ibu yang bikin. Masih sekolah, masih kecil, pokoknya mah susah aja lah judulnya," ungkapnya.

Jualan Nasi Uduk

Tak berhenti di jualan jamu godog, Rieke rupanya masih berdagang hingga dirinya duduk di bangku kuliah. Tanpa malu, Rieke menjajakan nasi uduk dan lontong sayur agar bisa makan selama sebulan. Di benaknya saat itu yang terpenting adalah bisa bayar kuliah dan hidup selama sebulan.

"Sampai kuliah harus cari kerjaan kalau mau sarapan harus bisa jual 10 nasi uduk atau lontong sayur baru aku dapet bonus satu. Karena supaya bisa makan, emang susah, yang penting bisa bayar kuliah, bisa makan sebulan," imbuhnya.

Rekomendasi