Jalan Pulang Terakhir Sang Sopir dari Tragedi KM Virgo

Korban merupakan seorang sopir truk yang sedang mengirim barang ke Kalimantan.

Erwin yohanes
Oleh Erwin yohanes - Reporter
Jalan Pulang Terakhir Sang Sopir dari Tragedi KM Virgo
Jenazah korban kapal virgo transport 8 dimakamkan di Tulungagung. (merdeka.com/istimewa). 

Suasana haru dan duka menyambut kepulangan jenazah Yuli Purwanto (47) warga Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Yuli merupakan salah satu korban KMP Virgo 8 yang berhasil ditemukan beberapa waktu lalu. Korban merupakan seorang sopir truk yang sedang mengirim barang ke Kalimantan.

Camat Besuki, Andik Andewiyanto mengatakan, keluarga korban awalnya mendapat informasi jenazah korban berhasil diidentifikasi pada Senin (28/9) malam. Jenazah korban akhirnya diproses untuk pemulangan ke rumah duka.

"Informasinya tadi malam keluarga mendapat kabar jika korban berhasil dilakukan identifikasi," ujar Andik, Selasa (29/9).

Korban akhirnya diberangkatkan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan sekitar pukul 06.20 WIB menggunakan pesawat. Setibanya di Surabaya, perjalanan melalui jalur darat menuju ke rumah duka di Desa/Kecamatan Besuki, Tulungagung.

Jenazah korban tiba di rumah duka sekitar pukul 11.20 WIB dan langsung disambut histeris oleh anggota keluarga. Korban kemudian segera disalatkan dan langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat.

"Tadi saat tiba langsung disalatkan dan selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum," ujar Andik.

Sopir Pengiriman Barang

Almarhum Yuli Purwanto diketahui merupakan sopir truk pengiriman barang menuju ke wilayah Kalimantan. Saat menaiki KMP Virgo 8, dia menjadi salah satu dari enam korban asal Kabupaten Tulungagung yang sempat hilang.

Almarhum meninggalkan seorang istri, satu orang putri, dan dua orang putra. Korban diketahui baru menikahkan anak pertamanya sebelum kejadian. Proses pemulangan hingga pemakaman jenazah korban berjalan dengan lancar.

"Anak keduanya saat ini masih menempuh pendidikan di bangku sekolah. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan korban KMP Virgo 8 lainnya bisa segera ditemukan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Jasa Raharja Tulungagung, M Arif Budiman mengatakan telah menyampaikan telah memberikan santunan ke pihak keluarga. Setelah jenazah korban berhasil diidentifikasi, mereka segera melakukan koordinasi dengan keluarga.

Pihak Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp 50 juta. Selain itu korban juga menerima santunan dari pemilik kapal senilai Rp 20 juta.

"Jadi total santunan yang kita sampaikan sebesar Rp70 juta," pungkasnya.

Rekomendasi