Pergi Memancing Sejak Senin, Pria 62 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai

Warga Pekon Pasir Ukir dikejutkan penemuan mayat pria di pinggir Way Sekampung. Polisi memeriksa lokasi dan mengungkap hasil awal penyelidikan.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Pergi Memancing Sejak Senin, Pria 62 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai
Jasad pria yang mengapung di pinggiran aliran Sungai Way Sekampung, Lampung (Istimewa)

Warga Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, digegerkan dengan penemuan jasad pria yang mengapung di pinggir aliran Sungai Way Sekampung, Rabu (30/9/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Sutarno (62), warga setempat. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Rohimin sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat itu, Rohimin hendak mengangkat jaring ikan yang sebelumnya dipasang di sekitar aliran sungai. Namun, dia justru dikejutkan dengan penemuan jasad manusia dalam posisi telungkup dan mengapung di pinggir sungai.

Rohimin kemudian bergegas kembali ke permukiman untuk memberitahukan penemuan tersebut kepada warga, aparat pekon, dan kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi. Polisi kemudian berkoordinasi dengan tenaga medis Puskesmas Pagelaran untuk memeriksa jasad korban.

Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dengan bantuan warga, jasad Sutarno kemudian dievakuasi ke rumah duka.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya sebilah golok, alat pancing, serta tas berwarna biru yang berisi botol minum.

Kapolsek Pagelaran Iptu Agus Dharmawan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Namun, berdasarkan pemeriksaan awal, polisi belum menemukan adanya indikasi tindak pidana. Sutarno diduga meninggal dunia setelah tenggelam.

"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Agus, Rabu (30/9).

Pergi Memancing Sejak Senin

Hasil penyelidikan sementara mengungkap Sutarno sebelumnya berpamitan untuk pergi memancing sejak Senin (28/9/2026).

Korban juga sempat mengunggah status di media sosial yang memperlihatkan dirinya sedang memancing di sekitar aliran Sungai Way Sekampung.

"Keluarga menyebut Sutarno memiliki sejumlah riwayat penyakit, seperti vertigo, diabetes, dan lemah jantung. Korban juga diketahui tinggal seorang diri di rumahnya," ungkapnya.

Setelah mengetahui kondisi korban, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jasad Sutarno.

"Setelah proses olah TKP dan identifikasi selesai, jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tandasnya.

Rekomendasi