Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh prestasi yang diukir tim bulu tangkis Indonesia di ajang Thomas Cup 2020 yang digelar di Denmark. Selain karena Thomas Cup yang akhirnya pulang kembali setelah 19 tahun, hal ini menjadi sorotan karena merah putih tak dapat dikibarkan di Ceres Arena.
Seperti kita tahu, pada momen pengalungan medali dan penyerahan piala Thomas kemarin, yang kita lihat justru bendera PBSI, bukan merah putih. Hal ini karena sanksi yang diberikan WADA (World Anti Doping Agency) kepada Indonesia karena lembaga anti doping yang tak memenuhi beberapa syarat.
Hal ini pun lantas menjadi sorotan warganet dan media. Banyak yang menyayangkan kinerja Kemenpora yang seolah lambat menangani kasus ini. Padahal, WADA telah memberi tenggang waktu yang cukup lama sejak munculnya peringatan.
Menanggapi hal ini, beberapa waktu lalu Menpora mengadakan bincang-bincang di salah satu stasiun tv. Saat itu, ia menyebutkan nama Fajar/Rian sebagai “tunggal putra yang sebelumnya tak banyak dikenal publik”. Mendengar ucapan ini, banyak badminton lovers yang geram dan menjelaskan siapa Fajar/Rian. Bagi yang belum kenal, berikut sosok Fajar/Rian.
Advertisement
Peringkat 7 Dunia
Nama Fajar Alfian/M. Rian Ardianto tentu bukan nama baru di dunia bulu tangkis Tanah Air. Mereka merupakan pelapis ketiga ganda putra Indonesia. Jika The Minions dan The Daddies menduduki peringkat 1 & 2 dunia, Fajri (sapaan Fajar/Rian) kini berada di peringkat 7 dunia. Bahkan sebelumnya, mereka pernah berada di peringkat 5 dunia.
Berprestasi
Melihat peringkatnya yang masuk ke jajaran 10 pemain elite dunia, prestasi mereka pun tak bisa diremehkan. Mereka pernah menjuarai berbagai kejuaraan baik di tingkat nasional hingga internasional. Beberapa di antaranya adalah juara Korea Open 2019, Swiss Open 2019, Syed Modi International 2018, Malaysia Master 2018, medali perak Asian Games 2018, bahkan medali perunggu pada Kejuaraan Dunia tahun 2019.
Advertisement
Paket Lengkap
Meski performa mereka sempat menurun dan membuatnya tergeser dari peringkat 5 dunia, Fajri tak dapat dianggap enteng. Keduanya memiliki skill individual yang sangat baik. Fajar sangat piawai dalam menari-nari di depan net untuk memberi umpan untuk pasangannya. Sementara itu, Rian juga memiliki smash yang sangat kuat. Keduanya pun memiliki kekuatan bertahan yang sulit ditembus lawan.
Kompak
Saat mendengar nama Fajar/Rian, kita pasti akan teringat dengan kekompakan mereka. Saat di lapangan, keduanya selalu berkomunikasi dan saling menyemangati satu sama lain. Di luar lapangan pun, keduanya sangat dekat. Bahkan saking akrabnya, mereka pun membuat bisnis kafe berdua. Gimana? Sekarang sudah kenal ya siapa Fajar/Rian.