Alibi adalah Keterangan Berada di Tempat Lain Saat Kejahatan Terjadi, Ini Lengkapnya

Istilah alibi mungkin sering terdengar, terutama jika Anda adalah seseorang yang suka membaca atau menonton kisah-kisah kejahatan dan misteri pembunuhan. Tetapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan alibi? Dan apa peran alibi dalam suatu kasus kejahatan? Berikut penjelasan selengkapnya mengenai apa itu alibi.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Alibi adalah Keterangan Berada di Tempat Lain Saat Kejahatan Terjadi, Ini Lengkapnya
Ilustrasi kriminal. ©shutterstock

Istilah alibi mungkin sering terdengar, terutama jika Anda adalah seseorang yang suka membaca atau menonton kisah-kisah kejahatan dan misteri pembunuhan. Tetapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan alibi? Dan apa peran alibi dalam suatu kasus kejahatan?

Dalam istilah yang paling sederhana, alibi adalah sebuah bukti yang menunjukkan bahwa terdakwa dalam kasus pidana berada di tempat lain selain tempat kejadian kejahatan pada saat kejahatan tersebut terjadi. Alibi yang valid akan menentukan apakah seseorang terlibat atau tidak dalam sebuah peristiwa kejahatan.

Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai pengertian alibi yang menarik untuk Anda ketahui.

Pengertian Alibi

Dalam bahasa Latin, alibi adalah kata keterangan yang berarti "di tempat lain", melansir dari merriam-webster.com. Ketika kata alibi pertama kali diadopsi ke dalam bahasa Inggris pada abad ke-18, kata alibi masih terbatas pada penggunaan adverbialnya.

Seseorang yang diadili mungkin dikatakan membuktikan dirinya sebagai alibi ketika kejahatan itu dilakukan. Namun, pada akhir abad tersebut, alibi telah memperoleh status kata benda dan digunakan dalam konteks hukum untuk "pembelaan karena berada di tempat lain pada saat kejahatan terjadi".

Arti kata alibi kemudian diperluas untuk diterapkan pada fakta atau keadaan pernah berada di tempat lain ketika kejahatan dilakukan. Saat ini, diketahui bahwa alibi adalah pernyataan seseorang, yang kemungkinan merupakan pelaku kejahatan, tentang di mana ia berada pada saat pelanggaran atau kejahatan dilakukan.

Selama penyelidikan polisi, semua orang yang dicurigai sebagai tersangka biasanya diminta untuk memberikan rincian keberadaan mereka selama periode waktu yang relevan, yang jika memungkinkan biasanya akan dikonfirmasi oleh orang lain atau dengan cara lain (seperti dengan memeriksa catatan telepon, atau tanda terima kartu kredit, penggunaan CCTV, dll.).

Dalam persidangan pidana, alibi adalah pembelaan yang diajukan oleh terdakwa sebagai bukti bahwa mereka tidak mungkin melakukan kejahatan karena mereka berada di tempat lain pada saat dugaan pelanggaran tersebut dilakukan.

The Criminal Law Deskbook of Criminal Procedure menyatakan bahwa alibi berbeda dari semua pembelaan lainnya; alibi didasarkan pada premis bahwa terdakwa benar-benar tidak bersalah.

Penggunaan Alibi dalam Proses Hukum

Dilansir dari hg.org, tergugat dapat menawarkan pembelaan alibi tanpa melepaskan hak konstitusional mereka terhadap tindakan yang merugikan diri sendiri (yaitu, hak untuk tetap diam).

Terdakwa dapat mengandalkan saksi atau bukti apa pun yang menunjukkan bahwa dirinya berada di lokasi berbeda yang dapat diterima tanpa harus bersaksi secara pribadi.

Tetapi, jika seseorang memiliki alibi, mengapa mereka memilih untuk tidak bersaksi secara pribadi? Dalam beberapa kasus, mungkin ada kejahatan lain yang akan juga didakwakan oleh terdakwa sehingga dia dapat diinterogasi saat berada di pengadilan.

Demikian pula, bahkan jika kejahatan yang diterapkan alibi adalah satu-satunya yang dituduhkan, jaksa penuntut dapat mulai menyerang kredibilitas terdakwa, bahkan mungkin mengemukakan dakwaan sebelumnya, yang bisa jadi cukup untuk menyebabkan juri tidak mempercayai alibi tersebut.

Untungnya, terdakwa yang menawarkan pembelaan alibi tidak bertanggung jawab untuk membuktikan keabsahan alibi tersebut. Beban untuk membuktikan bahwa terdakwa bersalah tanpa keraguan ada pada penuntutan.

Tentu saja hakim atau juri dapat mempertimbangkan kredibilitas bukti alibi sama seperti bukti lainnya ketika menentukan apakah penuntut telah memenuhi beban tersebut. Hanya menyarankan sebuah alibi tidak akan secara otomatis menghapus setumpuk bukti lain yang secara meyakinkan membuktikan bahwa alibi itu salah.

Alibi Palsu

Dalam praktiknya, terdapat banyak penyampaian alibi palsu dalam kasus kejahatan. Pemberian alibi palsu dapat mengakibatkan kemungkinan tindak pidana berikutnya seperti menghalangi keadilan, sumpah palsu, dll. Di beberapa yuridiksi, alibi palsu juga dapat mengakibatkan konsekuensi negatif untuk persidangan itu sendiri.

Di Kanada, pemberian alibi palsu dapat digunakan oleh pengadilan sebagai bukti sebenarnya dari kesalahan atau kejahatan, asalkan beberapa persyaratan tertentu dipenuhi yaitu;

  • Alibi tersebut tidak bisa dipercaya;
  • Ada bukti niat untuk memalsukan alibi terlepas dari bukti yang digunakan untuk menunjukkan bahwa alibi itu salah; dan
  • Pengadilan harus menolak semua penjelasan tidak bersalah yang ditawarkan yang akan menjelaskan mengapa alibi palsu tersebut dibuat.
Rekomendasi