7 Penyebab Tubuh Kelelahan saat Jalani Aktivitas Sehari-hari, Salah-satunya Stres

Penyebab tubuh kelelahan dalam kehidupan sehari-hari memang dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satu pemicunya akan dapat dipengaruhi oleh stres. Ada banyak faktor lain yang mungkin jarang disadari sebagai penyebab utamanya.

Rakha Fahreza Widyananda
7 Penyebab Tubuh Kelelahan saat Jalani Aktivitas Sehari-hari, Salah-satunya Stres
Ilustrasi lelah. boldsky.com

Ada banyak alasan mengapa tubuh merasa lesu sepanjang hari meskipun sudah cukup tidur. Ini bisa menjadi kondisi yang disebut sindrom kelelahan kronis.

Tetapi, itu juga bisa berarti sesuatu yang tidak terlalu parah, dan mudah dicegah dengan menerapkan kebiasaan yang lebih sehat. Misalnya dengan mengubah pola makan atau hanya dengan minum lebih banyak air.

Penyebab tubuh kelelahan dalam kehidupan sehari-hari memang dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satu pemicunya akan dapat dipengaruhi oleh stres. Ada banyak faktor lain yang mungkin jarang disadari sebagai penyebab utamanya.

Dilansir dari Brightside.me, berikut ini kami telah rangkum 7 penyebab tubuh kelelahan saat jalani aktivitas sehari-hari:

Pola Makan Salah dan Kurang Aktif

1. Tidak Makan dengan Benar

Penyebab tubuh kelelahan saat jalani aktivitas sehari-hari yang pertama adalah tidak makan dengan benar. Saat makan sesuatu seperti sereal sarapan, kue, pasta, atau pizza, karbohidrat olahan di dalamnya menyebabkan gula darah melonjak, dan  merasa lebih berenergi.

Namun, saat kadar gula darah turun, Anda akan mulai merasa lelah lagi. Dan jika terus mengemil makanan yang mengandung karbohidrat olahan, Anda akan merasa lelah sepanjang hari.

Cobalah makan lebih sedikit gula dan karbohidrat olahan, dan gantikan dengan makanan kaya serat, seperti gandum, lentil, dan sayuran.

2. Kurang Aktif

Penyebab tubuh kelelahan saat jalani aktivitas sehari-hari berikutnya adalah kurang aktif bergerak. Anda mungkin berpikir bahwa jika pulang dengan lelah setelah bekerja, berbaring di sofa dapat membantu menghemat energi dan membuat tubuh merasa sedikit lebih berenergi.

Penting untuk berolahraga setidaknya beberapa kali seminggu, dan ini akan membantu mengurangi rasa lelah sepanjang waktu. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang hanya melakukan latihan intensitas rendah selama 20 menit 3 kali seminggu memiliki tingkat energi yang lebih tinggi dan tingkat kelelahan yang lebih rendah

Kurang Tidur dan Alergi Makanan

3. Tidak Mendapatkan Kualitas Tidur yang Baik

Anda mungkin merasa lelah bahkan setelah mendapatkan 7-9 jam tidur yang direkomendasikan per malam. Ini karena kualitas tidur sama pentingnya dengan berapa lama tidur. Cobalah untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

4. Alergi Makanan

Penyebab tubuh kelelahan saat jalani aktivitas sehari-hari yang selanjutnya dikarenakan alergi atau kepekaan terhadap makanan tertentu. Jika merasa lelah tanpa alasan di siang hari, mungkin itu menjadi pertanda tubuh mengalami intoleransi makanan. Beberapa yang paling umum adalah gluten, susu, dan telur.

Kurang Konsumsi AIr, Stres dan Membutuhkan Asupan Vitamin

5. Tidak Minum Cukup Air

Jika tidak mengganti air yang hilang dari tubuh akibat reaksi biokimia, Anda akan mengalami dehidrasi. Hal ini dapat menurunkan tingkat energi dan membuat Anda sulit berkonsentrasi. 

Sebuah  penelitian menunjukkan bahwa pria yang minum air untuk menggantikan apa yang hilang saat berolahraga di treadmill merasa tidak terlalu lelah dibandingkan saat mereka tidak minum air.

6. Stres

Penyebab tubuh kelelahan saat jalani aktivitas sehari-hari juga dapat disebabkan oleh stres. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan kelelahan. 

Selain itu, satu penelitian menemukan bahwa menghindari stres dapat menyebabkan tingkat kelelahan yang lebih tinggi. Yoga dan meditasi dapat membantu Anda meredakannya.

7. Membutuhkan Vitamin

Mungkin juga kekurangan zat besi , vitamin D , atau vitamin B12 dalam makanan. Beberapa makanan yang tinggi zat besi adalah bayam, brokoli, daging merah, dan kalkun. B12 dapat ditemukan dalam susu, telur, salmon, dan daging sapi, atau dapat mengonsumsinya sebagai suplemen. 

Untuk mendapatkan lebih banyak vitamin D, makan lebih banyak jamur, ikan berlemak, dan makanan laut. Selain itu, cobalah menghabiskan lebih banyak waktu di bawah sinar matahari.

 

Rekomendasi