Cegukan atau singuitis, bisa menyebabkan adanya tekanan pada bagian dada, perut dan tenggorokan. Cegukan bisa terjadi selama beberapa detik atau menit bahkan hingga lebih dar 48 jam.
Cegukan akan timbul karena otot yang memisahkan perut dan dada pada diafragma mengalami kontraksi yang tidak disengaja. Diafragma berfungsi pada sistem pernapasan manusia. Pada saat terjadi cegukan, otot diafragma akan berkontraksi secara tiba-tiba. Hal tersebut mengakibatkan udara terlalu cepat masuk ke dalam paru-paru. Cegukan bisa membuat katup saluran pernapasan menutup.
Selain itu, cegukan juga bisa disembuhkan dengan konsumsi air putih yang banyak. Namun, konsumsi air putih saat berpuasa mestinya bisa membuat puasa menjadi batal. Jika kamu mengalami cegukan saat puasa, berikut kami rangkum 5 cara mengatasi cegukan saat puasa yang dilansir dari Fimela.com
Advertisement
Menahan Napas
Cara mengatasi cegukan saat puasa yang pertama dengan menahan napas selama beberapa detik.Menahan napas dalam beberapa detik akan membuat cegukan kamu hilang dan pastinya tidak akan membatalkan puasa. Berikut cara menahan napas untuk mengatasi cegukan:
1. Pertama ambil napas dalam-dalam, kemudian tahan napas selama 10 detik.
2. Kemudian hembuskan napas pelan-pelan melalui mulut.
3. Ulangi menahan napas ini hingga 4 kali.
4. Jika cegukan belum sembuh, ulangi langkah-langkah ini setiap 20 menit.
Advertisement
Pijat Pembuluh Darah Pada Leher
Cara mengatasi cegukan saat puasa yang berikutnya dengan memijat pembuluh darah pada bagian leher. Hal ini bisa kamu lakukan untuk membuat cegukan sembuh, tanpa membuat puasa menjadi batal.
Pada kedua sisi leher terdapat pembuluh darah, yang dikenal dengan nama arteri karotis. Pembuluh darah ini memiliki fungsi untuk mengalirkan darah ke otak. Cara mengatasi cegukan dengan memijat pembuluh dara dengan memutar kepala ke kiri sambil berbaring, kemudian pijat pembuluh darah dari arah kanan leher dengan gerakan memutar.
Memijat pembuluh darah pada leher, bisa dilakukan selama 5 hingga 10 detik agar cegukan bisa sembuh.
Advertisement
Duduk Memegang Lutut
Cara mengatasi cegukan saat puasa yang selanjutnya dengan melakukan posisi duduk memegang lutut. Duduk memeluk lutut merupakan cara sederhana yang bisa membantu mengatasi cegukan tanpa membatalkan puasa.
Posisi ini akan mengatasi cegukan dan bisa membantu memberi tekanan pada area diafragma, sehingga udara yang terjebak pada diafragma dapat keluar. Cara mengatasi cegukan dengan duduk memeluk lutut:
1. Ambil posisi duduk dengan menekuk kedua kaki ke atas.
2. Kemudian peluk lutut dengan mencondongkan badan ke depan, seperti meringkuk.
3. Tahan posisi duduk memeluk lutut selama kurang lebih 2 menit.
4. Jika cegukan belum sembuh, Sahabat Fimela bisa mengulanginya dengan menambah gerakan menahan napas.
Advertisement
Memijat Telapak Tangan
Cara mengatasi cegukan saat puasa yang selanjutnya dengan memijat telapak tangan. Hal ini mudah dilakukan dan tanpa membatalkan puasa.
Kamu bisa menekan telapak tangan dengan menggunakan ibu jari, atau menekan bagian bawah ibu jari, yang terletak di antara ibu jari dan jari telunjuk. Jika pada saat menekan telapak tangan terasa sakit, artinya sistem sarafmu sedang mengalami gangguan. Sehingga pijatlah telapak tanganmu beberapa kali agar sembuh.
Advertisement
Cobalah Untuk Menjulurkan Lidah
Cara mengatasi cegukan saat puasa yang terakhir dengan menjulurkan lidah. Hal ini mudah dilakukan dan pastinya puasamu juga tidak akan batal.
Caranya sangat mudah, julurkan lidah dan tarik lidah keluar. Gerakan tersebut berfungsi untuk membantu merangsang saraf di tenggorokan.
Kemudian cobalah untuk memegang bagian ujung lidah. Jangan lupa untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Ulangi gerakan tersebut hingga cegukanmu sembuh.