Mengawali tahun 2020, sejumlah wilayah khususnya di Jabodetabek mengalami bencana banjir yang cukup parah. Curah hujan yang cukup tinggi menjadi penyebab utama terjadinya banjir di puluhan titik di wilayah Jabodetabek.
Selain menyebabkan banyak rumah warga yang terendam, banjir juga sangat berdampak pada harta benda yang berharga seperti mobil. Banyak mobil yang terendam hingga mengalami kerusakan yang cukup parah.
Hal tersebut tentunya menjadi kerugian yang sangat banyak bagi para pemilik mobil. Ada beberapa jenis mobil rare atau langka, ada jenis mobil sport, dan masih banyak lagi yang menjadi korban banjir.
Bukan hanya berpengaruh pada kerusakan, biasanya mobil-mobil bekas banjir mengalami penurunan harga yang sangat signifikan. Mengingat banjir berdampak cukup besar untuk kerusakan pada bagian-bagian tertentu.
Agar tak terkena dampak anjloknya harga mobil bekas banjir, berikut 7 tips agar harga mobil bekas banjir tetap stabil.
Advertisement
1. Periksa Seluruh Bagian Mobil
Agar harga mobil bekas banjir tidak anjlok, bagi Anda yang mengalami bencana banjir ini, ada baiknya segera periksa seluruh bagian mobil. Periksalah secara teliti apakah ada bagian yang hilang atau rusak.
Biasanya banjir membawa material seperti lumpur dan tanah. Material banjir menyebabkan mobil mudah berkarat.
Segera bersihkan mobil Anda apabila telah terkena dampak banjir setelah mengecek semua kelengkapan yang ada pada mobil. Apabila tidak sanggup membersihkan sendiri, disarankan untuk mengunjungi bengkel detailing agar mobil segera dibersihkan dari sisa-sisa kotoran yang menempel pada saat terkena banjir. Kotoran yang menempel akan menyebabkan pengeroposan apabila tidak segera dibersihkan
Advertisement
2. Cek Bagian Dalam
Agar harga mobil bekas banjir tidak anjlok, interior merupakan salah satu bagian yang membutuhkan penanganan ekstra. Terutama saat melakukan pembersihan mobil yang terkena dampak banjir.
Biasanya mobil-mobil yang terendam cukup tinggi mengakibatkan bagian dalam atau interior mobil akan ikut terendam banjir. Cek komponen-komponen kelistrikan di dalam mobil seperti tape, panel instrument digital agar dapat diselamatkan.
Lepas semua jok dan karpet yang ada di bagian dalam mobil dan segera keringkan komponen tersebut. Mobil yang dibiarkan dalam kondisi basah atau terendam bagian dalamnya akan mengakibatkan jamur atau yang terparah adalah mengalami korosi atau karat dan berujung pada keropos
Advertisement
3. Jangan Menyalakan Mesin
Mesin adalah bagian yang sangat dilarang untuk dinyalakan apabila mobil Anda terendam banjir. Komponen mesin yang dimasuki air apabila dinyalakan akan semakin memperparah kondisi mesin mobil anda.
Agar harga mobil bekas banjir tidak anjlok, sebaiknya jangan nyalakan mesin usai mobil terendam banjir. Usahakan segera bawa mobil anda ke bengkel terdekat untuk memperbaikinya.
Advertisement
4. Cek Bagian ECU
Electronic Control Unit atau ECU merupakan otak dari sebuah mobil. Jika mobil Anda sudah terlanjur terendam banjir, bagian yang pertama kali wajib Anda periksa adalah komponen ECU tersebut.
Jika bagian ECU mobil telah basah dan tertutup oleh lumpur, segera panggil mobil derek atau towing untuk membawa mobil Anda ke bengkel. Apabila tidak terlalu parah, sekedar dikeringkan tidak apa-apa. Tetapi jangan pernah mencoba untuk men-starter mobil karena komponen bagian dalam ECU dapat terbakar apabila tidak dikeringkan secara sempurna.
Advertisement
5. Cek Bagian Alternator
Agar harga mobil bekas banjir tidak anjlok, setelah mobil mengalami bencana banjir sebaiknya adalah cek bagian alternator. Alternator memiliki posisi di bawah, sehingga paling mudah terkena air.
Jika bisa melepas alternator sendiri, akan lebih baik jika dikeringkan terlebih dahulu. Jangan lupa gunakan angin dengan kompresor bertekanan tinggi untuk meniup sisa air.
Advertisement
6. Cek Bagian Saluran Udara dan Filter
Apabila mobil Anda telah terendam hingga menutupi kap mesin, sudah dipastikan bahwa bagian mesin akan terendam secara sempurna. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kerusakan, cek bagian filter udara, bersihkan filter dari air.
Selain itu, Anda juga harus memeriksa saluran udara yang masuk ke intake manifold. Buka bagian filter udara. Jika telah basah, segera ganti filter udara karena air yang terhisap ke dalam ruang bakar akan menyebabkan kerusakan pada bagian mesin.
Advertisement
7. Cek Bagian Oli Mesin, Oli Transmisi, dan Oli Gardan
Terakhir, agar harga mobil bekas banjir tidak anjlok, usahakan segera memeriksa oli mesin. Pastikan bahwa tidak ada air yang terserap ke dalam ruang mesin.
Pastikan kembali bahwa oli tidak bercampur dengan air banjir. Oli yang tercampur dengan air banjir berpotensi merusak seluruh komponen di bagian dalam mesin mobil anda.
Cek juga bagian busi dan kabel businya. Jika bisa dikeringkan, lebih baik dikeringkan dan dibersihkan terlebih dahulu.