Program ODP adalah Pelatihan Khusus untuk Karyawan, Berikut Penjelasan Selengkapnya
Merdeka.com - Program ODP atau Office Development Program adalah program yang dilaksanakan oleh perusahaan untuk menjaring para karyawan baru. Secara umum, program ODP biasanya banyak dilaksanakan oleh perusahaan perbankan. Namun, perusahaan yang bergerak di bidang lain juga ada yang melaksanakannya.
Program ODP adalah program perekrutan karyawan di level officer. Di sini, para peserta program akan diproyeksikan untuk mengisi posisi sebagai pimpinan atau manajerial di perusahaan tersebut. Program ODP pada dasarnya hampir sama dengan program Manajemen Trainee (MT).
Saat menjalani program ODP, Anda akan mendapatkan materi pembelajaran untuk mempersiapkan diri saat terjun ke dunia kerja sekaligus mendapat bayaran atau gaji. Program ODP tentu memiliki sistem pelatihannya tersendiri dan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perusahaan.
Tujuan program ini adalah untuk menciptakan pekerja yang kompeten. Maka para peserta pastinya akan diberi ilmu dan pengetahuan yang akan bermanfaat saat peserta tersebut menjadi karyawan atau officer dari perusahaan penyelenggara. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai program ODP yang menarik diketahui.
Sistem Pelatihan Program ODP
Sistem pelatihan ODP memiliki tiga tahapan yakni in class training, on the job training, dan evaluasi lapangan. Dalam pelaksanaannya, peserta yang lulus adalah peserta yang mampu melewati semua tahapan ini dengan dengan hasil berupa nilai yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Mengingat tidak sedikit biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk penyelenggaraan pelatihan ODP, maka biasanya perusahaan akan sangat berharap agar minimal input setara dengan output bahkan melebihinya. Pelaksanaan program ODP haruslah dilakukan dengan efektif agar tujuan dari pelaksanaan program ini dapat tercapai.
Efektivitas sebuah pelatihan dapat terlihat dari evaluasi akhirnya. Terkait dengan hal tersebut, L. Kirkpatrick (1998) dalam publikasi ui.ac.id menyatakan bahwa evaluasi suatu training adalah bagian yang terpisahkan dari training itu sendiri, dan bahwa evaluasi tersebut merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar training secara keseluruhan dapat berlangsung secara efektif.
Berikut penjelasan selengkapnya mengenai 3 sistem pelatihan program ODP;
1. In Class Training
Sistem in class training atau yang juga sering disebut sistem classical adalah saat di mana para peserta program ODP akan mendapatkan pelatihan mengenai pengetahuan dasar yang dilakukan di dalam kelas.
Pada tahapan ini, peserta akan belajar materi mengenai pengenalan profil perusahaan, visi misi perusahaan, hingga pelatihan manajerial lainnya. Terdapat pula perusahaan yang menyertakan kegiatan role play sebagai bagian dari pendalaman materi yang diberikan.
2. On Job Training
Sistem pelatihan on job training adalah sistem selanjutnya setelah para peserta lolos dari tahap in class training. Sesuai namanya, dalam tahapan sistem on job training para peserta akan mendapat pekerjaan yang harus dikerjakan secara langsung.
Pekerjaan-pekerjaan yang diberikan akan berada di seputar hal-hal yang akan mereka hadapi saat sudah menjadi karyawan tetap. Pada fase ini, para peserta program akan berhadapan dan berinteraksi langsung dengan para senior dan juga pemimpin perusahaan.
Sistem on job training adalah fase yang sangat bermanfaat bagi para calon karyawan untuk menunjukkan potensi diri sekaligus membaur dan mengakrabkan diri dengan kultur perusahaan.
3. Evaluasi Lapangan
Sistem ketiga yakni evaluasi lapangan, biasanya akan diberikan oleh perusahaan berdasarkan hasil dari in class training dan on job training yang telah dilaksanakan oleh para peserta. Evaluasi ini akan menentukan apakah peserta program ODP lolos atau tidak untuk menjadi karyawan di perusahaan yang bersangkutan.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya