Pola Makan Salah Jadi Penyebab Anak Stunting, PKK Kota Kediri Tegaskan Pentingnya ASI Eksklusif

Pola makan yang salah di rumah bisa jadi penyebab anak stunting

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Pola Makan Salah Jadi Penyebab Anak Stunting, PKK Kota Kediri Tegaskan Pentingnya ASI Eksklusif
Pola Makan Salah Jadi Penyebab Anak Stunting, PKK Kota Kediri Tegaskan Pentingnya ASI Eksklusif (Merdeka.com)

Simak selengkapnya

Tingginya angka stunting di Kota Kediri rupanya tidak disebabkan oleh ketidakmampuan keluarga memenuhi kebutuhan makanan, tapi karena pola makan yang salah, seperti dilansir dari ANTARA.
Dok. Istimewa
ASI Eksklusif
Dok. Istimewa

Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar menuturkan, salah satu cara mencegah stunting adalah pemberian ASI eksklusif. Ia pun mendorong para ibu memberikan ASI eksklusif kepada anak-anaknya,.

Atas dasar itu, PKK Kota Kediri memberikan edukasi kepada para ibu hamil dan menyusui serta remaja putri terkait pemenuhan ASI eksklusif guna mempersiapkan generasi sehat masa depan. Kegiatan ini digelar di Kecamatan Mojoroto. Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar berharap para ibu lebih semangat memberikan sumber makanan terbaik untuk anak-anak mereka. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia tahun 2023. "Para ibu belajar lagi bagaimana cara pemberian makan bayi dan anak yang benar," ujarnya di Kediri, Senin (14/8/2023).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Perempuan yang akrab disapa Bunda Fey mengingatkan para ibu agar bisa memberikan ASI eksklusif selama enam bulan kepada bayinya. Pemberian ASI eksklusif adalah gerbang pertama mencegah abak stunting. (Foto: Fimela.com)

Pemberian Makan Bayi dan Anak
Dok. Istimewa

Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kota Kediri Ika Dwi Astutik menjelaskan ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam pemberian makan bayi dan anak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pertama, menyusui dini segera setelah lahir dilanjutkan dengan rawat gabung. Kedua, memberikan ASI sejak lahir sampai usia enam bulan. Ketiga, memberikan makanan pendamping asi (MPASI) dan menyusui hingga 24 bulan. (Foto: liputan6.com)

Pemberian MPASI
Dok. Istimewa

Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kota Kediri menambahkan, pemberian MPASI harus memperhatikan frekuensi, usia, jumlah, tekstur, variasi, pemberian makan aktif/responsif dan kebersihan. (Foto: Fimela.com)

Rekomendasi