Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Telinga Sakit yang Patut Diwaspadai, Salah Satunya Karena Infeksi

Penyebab Telinga Sakit yang Patut Diwaspadai, Salah Satunya Karena Infeksi Ilustrasi telinga. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Terdapat beberapa penyebab telinga sakit paling umum yang harus diketahui. Sakit telinga biasanya ditandai dengan rasa tajam, tumpul, atau terbakar di salah satu atau kedua telinga. Rasa sakit dapat berlangsung dalam waktu singkat atau berkelanjutan.

Sakit telinga atau otalgia umumnya terjadi pada anak-anak, namun orang dewasa juga bisa mengalaminya. Nyeri yang dimulai di dalam telinga disebut otalgia primer, sedangkan nyeri yang berasal dari luar telinga disebut otalgia sekunder.

Lantas, apa saja yang menjadi penyebab sakit telinga ini? Berikut ulasan lengkapnya yang telah kami rangkum dari berbagai sumber, khusus untuk Anda.

1. Kotoran Telinga

Penyebab telinga sakit yang paling pertama adalah penumpukan kotoran telinga atau earwax. Telinga membuat dan menghilangkan kotoran sepanjang waktu. Ketika prosesnya tidak berjalan dengan baik, kotoran ini akan menumpuk dan mengeras sehingga saluran telinga pun tersumbat. Dan, hal ini dapat menyebabkan rasa sakit.

Jangan gunakan cotton bud atau benda lain untuk mencoba mengeluarkan kotoran telinga. Karena, Anda hanya akan mendorongnya lebih jauh ke saluran telinga dan membuatnya lebih mungkin terkena benturan. Sebaiknya, mintalah dokter untuk memeriksa dan membersihkannya dengan prosedur yang benar.

2. Tekanan udara

Penyebab telinga sakit yang kedua adalah karena tekanan udara. Dalam sebagian besar waktu, telinga melakukan pekerjaan yang baik untuk menjaga tekanan yang sama di kedua sisi gendangnya, mengutip Web MD. Bunyi "pop" kecil yang Anda rasakan saat menelan adalah bagian dari proses ini.

Tapi perubahan cepat, seperti saat Anda berada di pesawat atau lift, bisa merusak keseimbangannya. Telinga dapat terasa sakit akibat hal ini, dan Anda bisa kesulitan mendengar. Ini biasanya merupakan disfungsi tuba eustachius yang dapat menjadi kronis pada beberapa orang. Untuk menghindari sakit telinga saat di pesawat, Anda bisa melakukan beberapa hal ini;

  • Kunyah permen karet, hisap permen keras, atau menguap dan menelan saat lepas landas dan mendarat.
  • Tetap terjaga saat pesawat turun.
  • Ambil napas dalam-dalam, tutup lubang hidung, lalu dengan lembut coba hembuskan udara dari hidung Anda.
  • Hindari perjalanan udara dan menyelam saat Anda sedang pilek, infeksi sinus, atau gejala alergi.
  • 3. Swimmers Ear

    Penyebab telinga sakit yang ketiga adalah infeksi yang disebut Swimmer's Ear. Jika telinga Anda sakit saat Anda menarik cuping telinga atau menekan penutup kecil yang menutupnya, Anda mungkin mengalami infeksi telinga luar ini.

    Anda bisa mengalaminya ketika air yang terperangkap di liang telinga mulai mengembangbiakkan kuman. Telinga dapat menjadi merah, bengkak, atau gatal dan mengeluarkan nanah. Meski demikian, kondisi ini tidak menular. Untuk menghindarinya, jaga agar telinga tetap kering selama dan setelah berenang.

    4. Infeksi Telinga Tengah

    Penyebab telinga sakit yang selanjutnya adalah infeksi telinga tengah. Pilek, alergi, atau infeksi sinus dapat menyumbat saluran di telinga tengah Anda. Saat cairan menumpuk dan terinfeksi, dokter biasa menyebutnya  dengan istilah otitis media.

    Ini adalah penyebab paling umum dari sakit telinga. Jika dokter memutuskan bahwa penyebabnya adalah bakteri, maka umumnya Anda akan diresepkan antibiotik. Jika tidak, maka Anda akan direkomendasikan untuk mendapat pengobatan alergi dekongestan dengan antihistamin dan steroid hidung. Jika tidak diobati, infeksi telinga tengah dapat menyebar atau menyebabkan gangguan pendengaran.

    Penyebab Sakit Telinga Lainnya

    Seseorang bisa merasakan sakit di telinga meskipun sumbernya ada di tempat lain di tubuh, seperti sakit gigi. Itu karena saraf di wajah dan leher sangat dekat dengan telinga bagian dalam.

    Jika sakit telinga Anda disertai dengan sakit tenggorokan yang parah, bisa jadi itu adalah infeksi seperti tonsilitis atau faringitis. Faktanya, sakit telinga seringkali merupakan gejala terburuk dari salah satu kondisi ini.

    Abses gigi, gigi berlubang, dan impaksi gigi geraham juga bisa menjadi penyebab sakit telinga. Sendi temporomandibular, atau TMJ, adalah "engsel" rahang yang berada tepat di bawah telinga Anda. Anda mungkin mengalami nyeri TMJ karena menggertakkan gigi, atau bisa juga merupakan gejala radang sendi.

    Rasa sakit di telinga atau wajah juga dapat muncul setelah Anda mengunyah, berbicara, atau menguap. Untuk mengobatinya, minum obat pereda nyeri yang dijual bebas dan kompres hangat pada rahang.

    Beberapa penyebab sakit telinga dapat menjadi masalah serius seperti tumor atau infeksi, termasuk selulitis atau herpes zoster. Jika sakit telinga Anda parah, tidak hilang dalam beberapa hari setelah perawatan di rumah, atau disertai demam tinggi atau sakit tenggorokan, atau Anda mengalami ruam baru, segera kunjungi dokter untuk perawatan yang lebih intensif.

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP