Klarifikasi Tri Rismaharini Terkait Penyetokan Masker di Surabaya

Pemkot Surabaya menyiapkan stok masker sejak jauh hari. Masker itu disiapkan sejak Januari 2020. Wali Kota Surabaya pun memberikan keterangan terkait penimbunan masker di Surabaya.

Miftahul Arifin
Oleh Miftahul Arifin - Reporter
Klarifikasi Tri Rismaharini Terkait Penyetokan Masker di Surabaya
Cagub Jatim Ir Tri Rismaharini. ©2013 Merdeka.com/Mochammad Andriansyah

Pemkot Surabaya telah mengantisipasi mencegah kelangkaan masker akibat menyebarnya virus corona. Pemkot Surabaya menyiapkan stok masker sejak jauh hari. Masker itu disiapkan sejak Januari 2020.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan keterangan terkait penimbunan masker di kota Surabaya. Risma mengatakan, dirinya hanya berjaga-jaga dengan cara menyimpan stok masker sejak virus corona mulai mewabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Pemkot Surabaya Menyetok Masker untuk Berjaga-jaga

Wali Kota Surabaya memberikan keterangan terkait penimbunan masker di kota Surabaya. Tri Rismaharini mengatakan, dirinya hanya berjaga-jaga dengan cara menyimpan stok masker sejak virus corona mulai mewabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

"Ingat teman-teman waktu aku ngomong ada ramalan bahkan ada gunung meletus, sebetulnya saat itu aku sudah perintahkan untuk teman-teman di Ddinas Kesehatan untuk menyimpan persediaan masker kemudian baju yang kayak astronot itu lo" ucap Risma.

Masker Bukan Hanya untuk Cegah Virus Corona

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya pun menjelaskan Penyimpanan masker bukan hanya untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Namun juga untuk mengantisipasi bencana gunung meletus.

"Sebetulnya masker itu saya siapkan untuk kalo ada kejadian gunung meletus, inget waktu gunung meletus, aku kan bagi masker seluruh Surabaya kan" ucap Wali Kota Surabaya.

Masker Sudah Didistribusikan ke Puskesmas dan Kelurahan

Tri Rismaharini meminta untuk mendistribusikan masker ke seluruh puskesmas di setiap kelurahan.

"Terus ternyata ada kejadian Wuhan saya tanya kepada dinas kesehatan masker mu itu tolong bagi kan ke puskesmas bagi ke kelurahan supaya nanti kalo ada kejadian itu lebih cepat jadi semuanya sudah di kelurahan, jadi aku bukan nimbun opo nimbun opo rek" ucap Risma.

Risma Telepon Kepala Desa untuk Klarifikasi

Untuk memastikan masker telah diterima di setiap kelurahan, Risma menghubungi salah satu lurahnya di salah satu desa di wilayah Surabaya.

"Bu lurah sudah terima masker mulai bulan apa," tanya Risma melalui sambungan telfon.

"Bulan Januari, Ibu," jawab salah satu lurah.

"Bulan Januari kan ya aku gak kode kan ya, udah ada yang di bagi ibu lurah?" tanya Risma.

"Siap sudah ada ibu." ucap lurah menjawab pertanyaan Risma.

Rekomendasi