Ketahui Penyebab Mata Kedutan Sebelah Kanan Secara Medis, Bisa Jadi Gejala Penyakit
Merdeka.com - Kedutan pada kelopak mata adalah rangkaian kontraksi atau kejang yang cepat dan tidak terkontrol dari satu atau keempat kelopak mata (kanan dan kiri, atas dan bawah). Kedutan biasanya terjadi dalam ritme yang tidak teratur. Istilah medis untuk gejala ini adalah myokymia.
Kedutan pada mata baik sebelah kanan maupun kiri dapat terjadi dengan gejala mata lainnya, seperti mata berair dan iritasi atau mata merah. Kadang-kadang, saat kelopak mata berkedut, wajah juga mengalami tics atau gerakan wajah yang tidak disengaja termasuk meringis dan hidung berkedut.
Bagi kebanyakan orang, kondisi kedutan yang dialami terasa sangat ringan dan hanya seperti tarikan lembut pada kelopak mata. Namun pada orang lainnya, kedutan pada mata dapat berupa kejang yang cukup kuat untuk memaksa kedua kelopak mata menutup sepenuhnya. Ini adalah sebuah kondisi medis yang disebut blepharospasm.
Blepharospasm adalah suatu kondisi yang ditandai dengan gejala mata berkedip yang meningkat secara tidak sengaja. Blepharospasm diklasifikasikan sebagai distonia, kelainan di mana sistem saraf memberi sinyal pada otot untuk berkontraksi secara tidak tepat. Blepharospasm biasanya melibatkan keempat kelopak mata.
Namun kedutan pada mata yang biasa hanya terjadi setiap beberapa detik selama satu atau dua menit. Episode kedutan kelopak mata tidak dapat diprediksi. Kedutan dapat terjadi terus menerus selama beberapa hari. Kemudian, Anda mungkin tidak akan mengalami kedutan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.
Lantas, apa penyebab pastinya? Terutama mengenai penyebab mata kedutan sebelah kanan? Mengutip dari berbagai sumber, berikut selengkapnya:
Penyebab Mata Kedutan Sebelah Kanan
Di Indonesia, penyebab mata kedutan sebelah kanan maupun kiri masih banyak diasosiasikan dengan hal-hal berbau magis. Padahal, ada penjelasan medis yang logis di baliknya. Mengutip dari Mayo Clinic, berikut ini adalah penyebab mata kedutan sebelah kanan yang perlu diketahui:
Sementara hal-hal di atas adalah penyebab mata kedutan sebelah kanan secara umum, terdapat juga kondisi medis dengan gejala mata kedutan yang disebut blepharospasm. Blepharospasm esensial jinak adalah gangguan pergerakan (distonia) dari otot-otot di sekitar mata.
Tidak ada yang tahu persis apa penyebabnya, tetapi para peneliti percaya kondisi ini mungkin disebabkan oleh kerusakan sel-sel tertentu dalam sistem saraf yang disebut ganglia basal. Kejang hemifasial biasanya disebabkan oleh arteri kecil yang mengiritasi saraf wajah.
Kondisi lain yang terkadang juga menjadi penyebab mata kedutan sebelah kanan adalah:
Penyebab mata kedutan sebelah kanan maupun kiri bisa juga merupakan efek samping obat-obatan, terutama obat yang digunakan untuk penyakit Parkinson. Kedutan mata terkadang merupakan tanda awal dari gangguan gerakan kronis, terutama jika kejang wajah lainnya juga terjadi.
Komplikasi Serius dari Mata Kedutan
Meski sangat jarang, penyebab mata kedutan sebelah kanan maupun kiri adalah karena tanda gangguan otak dan sistem saraf tertentu. Jika memang hal ini penyebabnya, selain mata yang berkedut, Anda juga hampir selalu akan mengalami tanda dan gejala lain. Gangguan otak dan sistem saraf yang dapat menyebabkan mata berkedut meliputi:

wexnermedical.osu.edu
Goresan kornea yang tidak terdiagnosis juga dapat menjadi penyebab mata kedutan sebelah kanan maupun kiri. Jika Anda merasa mengalami cedera mata, segera temui dokter mata. Karena, goresan pada kornea dapat menyebabkan kerusakan mata permanen.
Cara Mengobati dan Mencegah Mata Kedutan
Kebanyakan kejang atau kedutan pada kelopak mata akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam beberapa hari atau minggu. Jika tidak hilang, Anda dapat mencoba menghilangkan atau mengurangi penyebab potensial dari kondisi ini. Penyebab kedutan mata sebelah kanan maupun kiri yang paling umum adalah stres, kelelahan, dan kafein. Sehingga untuk meredakannya, Anda dapat mencoba cara berikut ini:
Suntikan botulinum toksin (Botox) terkadang digunakan untuk mengobati blepharospasm esensial jinak. Botox dapat meredakan kejang atau kedutan parah selama beberapa bulan. Namun saat efek suntikan hilang, Anda mungkin perlu menjalani proses penyuntikan lebih lanjut. Pembedahan untuk mengangkat beberapa otot dan saraf di kelopak mata (miektomi) juga dapat mengobati kasus blepharospasme esensial jinak yang lebih parah.
Jika kondisi mata yang berkedut sering terjadi, buatlah catatan mengenai kapan saja tepatnya hal itu terjadi. Catat asupan kafein, tembakau, dan alkohol, serta tingkat stres dan seberapa lama Anda tidur selama periode menjelang dan selama kelopak mata berkedut.
Jika Anda mengalami lebih banyak kejang saat tidak cukup tidur, cobalah tidur 30 menit hingga satu jam lebih awal untuk membantu meredakan ketegangan pada kelopak mata dan mengurangi kedutannya.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya