5 Kandungan Alpukat yang Baik untuk Tubuh, Miliki Banyak Manfaat Kesehatan
Merdeka.com - Alpukat adalah jenis buah berlemak yang secara ilmiah dikenal dengan nama Persea americana. Buah ini aslinya berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah. Buah alpukat memiliki tekstur daging yang halus dan lembut.
Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan jauh lebih tinggi lemaknya daripada kebanyakan buah lainnya. Buah ini juga sangat mengenyangkan, sehingga sering dimasukkan ke dalam menu harian orang yang sedang diet menurunkan berat badan.
Terdapat banyak jenis alpukat, bervariasi dalam warna, ukuran, dan bentuk. Anda dapat mengonsumsi alpukat secara langsung, dalam bentuk smoothie, atau dijadikan saus cocolan seperti guacamole.
Banyak penelitian yang telah mengaitkan konsumsi alpukat dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Lantas, apa saja kandungan alpukat dan bagaimana profil nutrisi serta manfaat kesehatan yang ditawarkannya? Berikut ulasan selengkapnya.
Profil Kandungan Alpukat
Alpukat memiliki profil nutrisi yang unik. Buah ini mengandung banyak serat dan kaya vitamin dan mineral, seperti vitamin B, vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E, dan vitamin C.
Kandungan alpukat terdiri dari sekitar 73% air, 15% lemak, 8,5% karbohidrat yang sebagian besar adalah serat, dan 2% protein. Setengah buah alpukat, sekitar 100 gram (g) mengandung 160 kalori dikutip dari medicalnewstoday.com.
Berikut uraian selengkapnya:
1. Karbohidrat
Kandungan alpukat yang utama adalah karbohidrat. Dibanding buah-buahan lainnya, alpukat mengandung sangat sedikit gula. Setengah buah alpukat atau 100 g, hanya mengandung 0,66 g gula yang meliputi glukosa, fruktosa, sukrosa, dan galaktosa. Karbohidrat bersih yang dapat dicerna hanya 1,8 g untuk setiap 100 g alpukat.

©2021 Liputan6/ Merdeka.com
Karena kandungan gulanya yang rendah, buah alpukat memiliki skor indeks glikemik yang juga sangat rendah, yang berarti tidak akan terlalu banyak menaikkan kadar gula darah dalam tubuh.
2. Serat
Kandungan alpukat selanjutnya adalah serat. Serat menempati sebagian besar kandungan karbohidrat (79%) buah alpukat. Satu porsi 100 g alpukat menyediakan 6,7 g serat, yang mana angka ini sangat tinggi karena menyediakan 24% dari nilai harian (DV). Serat makanan merupakan komponen makanan penting dengan banyak manfaat kesehatan.
Serat bermanfaat untuk mengatur nafsu makan, memberi makan bakteri ramah di usus, dan mengurangi risiko banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, stroke, obesitas, diabetes tipe 2, dan depresi.
Alpukat juga mengandung FODMAP (oligo-, di-, monosakarida dan poliol yang dapat difermentasi), yang merupakan karbohidrat rantai pendek yang tidak dapat dicerna oleh sebagian orang. Tidak semua orang sensitif terhadap FODMAP, tetapi FODMAP dapat menyebabkan gejala pencernaan pada orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS).
3. Lemak
Lemak juga merupakan bagian dari kandungan alpukat. Sebagai sumber asam lemak tak jenuh tunggal yang kaya, alpukat adalah buah yang sangat tidak biasa. Terdapat beberapa jenis lemak makanan yang diketahui, dan lemak dalam buah alpukat adalah tipe yang sehat.
Asam lemak yang paling melimpah adalah asam oleat, yang juga merupakan komponen utama minyak zaitun. Penelitian telah mengaitkan asam oleat dengan mengurangi peradangan dan mungkin memiliki efek menguntungkan pada kanker.
Minyak alpukat adalah sumber lemak sehat yang bagus, dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa minyak alpukat menawarkan perlindungan terhadap peradangan, penyakit jantung, dan diabetes.
4. Vitamin dan mineral

©2012 nuevavisionrural.com
Kandungan alpukat yang lainnya adalah vitamin dan mineral. Alpukat kaya akan banyak vitamin dan mineral esensial seperti:
5. Senyawa tumbuhan lainnya
Terdapat juga senyawa tumbuhan lain dalam kandungan aloukat yang perlu diketahui. Berikut ini adalah senyawa tanaman utama yang terdapat pada alpukat:
Karena alpukat tinggi lemak, tubuh menyerap antioksidan karotenoid di dalamnya dengan sangat baik.
Manfaat Buah Alpukat
Masih dilansir dari medicalnewstoday.com, kandungan alpukat kaya akan antioksidan dan banyak nutrisi penting, beberapa di antaranya jarang ditemukan dalam makanan modern. Untuk alasan ini, tidak mengherankan jika alpukat memiliki banyak manfaat kesehatan seperti:
Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di dunia. Penelitian telah mengaitkan kolesterol darah, trigliserida, penanda inflamasi, dan tekanan darah dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Penelitian juga telah menunjukkan bahwa konsumsi alpukat dapat mengurangi kolesterol darah dan trigliserida secara signifikan, serta menurunkan kolesterol low-density lipoprotein (LDL) yang berpotensi berbahaya dan meningkatkan kolesterol baik high-density lipoprotein (HDL).
Beberapa orang yang mengikuti diet kalori terbatas berpikir bahwa mereka harus menghindari konsumsi alpukat karena kandungan lemaknya yang tinggi. Namun, makan alpukat tidak mencegah penurunan berat badan sehingga Anda dapat mengonsumsinya sebagai bagian dari diet sehat terbatas kalori.
Faktanya, menambahkan buah alpukat ke dalam menu makanan sehari-hari dapat membuat Anda menjadi lebih atau merasa kenyang dan menekan nafsu makan selama beberapa jam ke depan.
Karena alasan ini, alpukat lantas sering menjadi tambahan yang bagus untuk diet penurunan berat badan yang efektif. Alpukat juga sangat tinggi serat, rendah karbohidrat, dan tidak meningkatkan kadar gula darah.
Artritis, yang ditandai dengan kerusakan progresif tulang rawan sendi, adalah masalah kesehatan umum yang menimpa banyak orang. Unsaponifiables alpukat dan kedelai adalah suplemen yang terbuat dari 33% minyak alpukat dan 66% minyak kedelai. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa suplemen ini dapat mengurangi gejala radang sendi, terutama pada lutut dan pinggul (28, 29).
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya