Jadi Juara Wushu Dunia dan Hafal 6 Juz Alquran, Siswi SMP Ini Nangis Dipeluk Khofifah

Utiqo Romadlona Ummi Auna, siswi SMP Khadijah, Kota Surabaya, Jawa Timur, berhasil meraih peringkat I pada ajang International Wushu Federation (IWUF) Wushu Taolo Competition 2021. Ini momen haru saat Auna bertemu Gubernur Khofifah dan menangis di pelukannya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Jadi Juara Wushu Dunia dan Hafal 6 Juz Alquran, Siswi SMP Ini Nangis Dipeluk Khofifah
Utiqo Romadlona Ummi Auna, atlet wushu cilik Jatim. ©2021 Merdeka.com/Instagram @khofifah.ip

Utiqo Romadlona Ummi Auna, siswi SMP Khadijah, Kota Surabaya, Jawa Timur, berhasil meraih peringkat I pada ajang International Wushu Federation (IWUF) Wushu Taolo Competition 2021.

Auna, demikian ia akrab disapa, berhasil menyabet peringkat pertama kategori tangan kosong dalam kejuaraan yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari 61 negara. Perolehan nilainya mencapai 8.843.

Sementara itu, untuk kategori wushu menggunakan golok, Auna berhasil membawa pulang medali perak.

Hafal 6 Juz Alquran

Siapa sangka, selain mahir dalam olahraga wushu, Auna juga tengah menghafalkan Alquran. Kini, ia sudah hafal 6 juz Alquran.

“Selamat kepada ananda Utiqo Romadlona Ummi Auna atas prestasi membanggakan di ajang IWUF Wushu Taolu Competition 2021. Saya ikut berbangga hati. Semoga prestasi ini menginspirasi siswa Jatim lainnya untuk terus berprestasi di kancah nasional dan internasional,” puji Gubernur Khofifah, dikutip dari laman resmi Kominfo Jatim.

Lebih lanjut, gubernur perempuan pertama di Jatim itu berharap, KONI Jatim bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim dapat memberikan pembinaan yang lebih terkontrol dan profesional untuk Auna. Dengan demikian, potensi dan prestasi Auna akan terus tergali.

Beasiswa hingga S3

Selain itu, KONI Jatim juga diminta menyiapkan beasiswa bagi Auna hingga jenjang S3. Khofifah meminta KONI Jatim terus membina dan mengasah bakat atlet cilik itu.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyebut Auna sebagai kecil-kecil cabai rawit. Meskipun telah kehilangan ayahnya setahun lalu akibat Covid-19, semangatnya untuk meraih prestasi tetap membara.

“Luar biasa Auna, tentu kami bangga dan haru. Tetap semangat luar biasa meskipun telah kehilangan ayahnya karena Covid-19. Selain prestasi di bidang olahraga, Auna juga menghafalkan Al Quran sudah sampai 6 juz hafalannya. Oleh karena itu, Saya menitipkan kepada Ketua KONI Jatim dibina lebih termanage lewat KONI. Serta KONI Jatim akan menyiapkan Beasiswa hingga S3,” imbuh Khofifah.

 

Latihan sejak Kelas 2 SD

Auna mengungkapkan, kegemarannya berlatih wushu dimulai sejak kelas 2 SD. Putri ketiga dari Nuri Latifah itu terinspirasi oleh kakak kandungnya yang berlatih wushu di Sasana Yasanis.

“Iya sudah dari kelas 2 SD mulai latihan wushu. Memilih wushu karena terinspirasi dari kakak. Alhamdulillah saya sudah mengikuti 5 kejuaraan wushu internasional,” ujar atlet wushu berusia 12 tahun itu.

Bersamaan dengan penyerahan piagam penghargaan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Auna tampak menangis haru dalam pelukan Gubernur Jatim.

“Melihat gerakan jalan, lari, pukulan, lompat, tendangan, salto, push up, dan keseimbangannya, saya yakin kelak Auna akan menjadi atlet wushu bersinar yang bisa membawa dan mengharumkan nama Indonesia, Jatim khususnya di kancah internasional. Selamat dan tetap semangat ya nak,” terang Khofifah, dikutip dari Instagram pribadinya, @khofifah.ip.

Rekomendasi