Curi Perhatian Nasional, Ini Keistimewaan Sepatu dan Sandal Asal Kota Mojokerto

Sepatu dan sandal produksi perajin asal Kota Mojokerto mencuri perhatian sejumlah kepala daerah. Ternyata ini keistimewaannya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Curi Perhatian Nasional, Ini Keistimewaan Sepatu dan Sandal Asal Kota Mojokerto
Sepatu Kulit Ceker Ayam. ©2021 Merdeka.com/Reival Akbar

Produk alas kaki milik Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur yang dipamerkan dalam kegiatan Indo Smart City Forum dan Expo (ISCFE) 2021 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Ballroom Rich Hotel Yogyakarta mencuri perhatian sejumlah kepala daerah.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengungkapkan, ada enam wali kota yang mampir melihat stan pameran UMKM milik Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Rabu (13/10).

"Mereka adalah Wali Kota Cilegon, Wali Kota Kediri, Wali Kota Bogor, Wali Kota Sibolga, Wali Kota Prabumulih, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming," tuturnya, Kamis (14/10).

Produk

 
 
 
View this post on Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ika Puspitasari (Ning Ita) (@ningita_)

Produk yang dipamerkan pada stan UMKM Diskopukmperindag Kota Mojokerto antara lain, sepatu, sandal, kain batik, miniatur kapal pinisi dalam botol, kerajinan cor handycraft, makanan dan minuman ringan, dan onde-onde goreng di tempat.

Dari sekian produk yang ada, kerajinan sepatu dan sandal jenis birken stock mencuri perhatian para kepala daerah. Pasalnya, para pengrajin memamerkan keahliannya membuat sandal yang langsung jadi dalam waktu satu jam.

"Tadi Pak Wali Kota Cilegon dan Wali Kota Sibolga tertarik membeli produk sandal dan sepatu kami. Bahkan tadi mereka juga tertarik untuk memborong dalam partai besar untuk pengadaan sepatu bagi siswa SD dan SMP di daerahnya," imbuh Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari.

 Apresiasi dari para kepala daerah itu merupakan bentuk apresiasi terhadap produk UMKM alas kaki Kota Mojokerto.

"Kalau tak bagus dan berkualitas tak mungkin mereka tertarik membeli. Karena saya yakin sejatinya produk alas kaki buatan perajin Kota Mojokerto ini tak bakal kalah saing, karena produk kita sudah diakui secara nasional maupun internasional terbukti dengan nilai ekspor alas kaki yang tak kecil nilainya," ungkapnya, dikutip dari Antara.

Baca Juga Basarnas Evakuasi 232 Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2, Lima Meninggal Dunia

Kebanjiran Pembeli

Sementara itu, Achmad Yani, salah satu pengrajin alas kaki Kota Mojokerto yang ikut dalam pameran mengaku kebanjiran pembeli. Pada hari pertama pameran saja, sudah puluhan pasang sandal karyanya terjual.

"Hingga siang ini sudah terjual 30 pasang. Tadi juga banyak tamu pejabat yang minta nomor telepon katanya mau pesan lagi nanti," katanya.

Senada, Achmad Sodiq, Manager Marketing PT Inti Dragon Suryatama juga berhasil menjual puluhan pasang sepatu.

"Yang paling laris dan dicari pembeli adalah sepatu olah raga, sudah laku 25 pasang," jelas Manajer Penjualan industri kecil sepatu yang menjadi binaan Pemerintah Kota Mojokerto itu.

Sejak pameran dibuka hingga siang hari, rak pajangan sepatunya banyak dikunjungi pembeli. Ia pun berterima kasih sudah dilibatkan Pemkot Mojokerto dalam pameran Apeksi tahun ini.

"Saya berterima kasih kepada ibu Wali Kota, karena bagi kami momen ini adalah momen promosi yang tepat untuk lebih mengangkat produk kami di pasaran," pungkasnya.

Baca Juga Legislator Minta IPSI Banyuwangi Komitmen Jaga Kondusivitas Antarperguruan Silat
Halaman Berikutnya Usai Video Polisi Merokok Viral, Pelat Nomor Vespa Istri Diselidiki Polresta Tuban
Rekomendasi