Cara Menggendong Bayi yang Baik dan Benar, Para Orang Tua Wajib Tahu
Merdeka.com - Bagi Anda yang baru pertama kali menjadi orang tua, pasti masih merasa kebingungan dalam hal merawat bayi. Terutama, cara menggendong bayi yang baik dan benar. Cara menggendong bayi harus dilakukan dengan tepat demi keamanan dan kenyamanan bayi.
Menggendong bayi yang baru lahir bukanlah hal yang mudah. Adalah wajar untuk merasa gugup, dan ada ketakutan yang terus-menerus bahwa si kecil mungkin terlepas dari genggaman. Menggendong bayi tak boleh asal. Ada teknik-teknik tersendiri yang harus dipelajari dan ikuti.
Meskipun kekhawatiran tersebut dapat dimengerti, Anda dapat berupaya membuat pegangan dan gendongan aman dan nyaman untuk bayi. Berikut ini adalah beberapa langkah atau cara menggendong bayi yang baik dan benar, yang bisa dipraktikkan dilansir dari momjunction.com dan healthline.com.
Persiapan Cara Menggendong Bayi yang Baik dan Benar
Berikut adalah beberapa persiapan dalam cara menggendong bayi yang baru lahir secara baik dan benar:
Selalu pastikan tangan Anda bersih sebelum menggendong si bayi. Sistem kekebalan bayi masih berkembang, sehingga kuman apa pun yang dibawa dapat membuatnya sakit. Untuk itu, Anda harus memerhatikan cara menggendong bayi yang pertama ini.
Selain mencuci tangan dengan sabun dan air hangat, pertimbangkan juga untuk menggunakan hand sanitizer untuk proteksi ekstra. Bersihkan tangan setiap kali sebelum menggendong bayi.

Liputan6 ©2020 Merdeka.com
Kenyamanan adalah salah satu hal terpenting dalam cara menggendong bayi. Dalam hal menggendong bayi, Anda tidak hanya ingin merasa nyaman secara fisik, tetapi juga ingin merasa percaya diri.
Dibutuhkan sekitar lima menit untuk merasa nyaman dengan gagasan menggendong bayi yang baru lahir. Tidak apa-apa untuk merasa sedikit panik pada awalnya. Beri diri Anda waktu untuk rileks dan bernapas.
Saat menggendong bayi yang baru lahir, sangat penting untuk selalu menempatkan tangan untuk menopang kepala dan leher. Bagaimanapun, kepala bayi adalah bagian terberat dari tubuhnya saat lahir.
Berikan perhatian khusus pada ubun-ubun bayi, yang merupakan titik lunak di bagian atas kepala mereka. Bayi yang baru lahir tidak memiliki kontrol otot leher yang kritis untuk menjaga kepala mereka tetap tertopang sendiri.
Saat Anda hendak mengangkat bayi, letakkan satu tangan di bawah kepalanya dan tangan lainnya di bawah pantatnya. Dari sana, angkat tubuhnya setinggi dada Anda. Selama menopang kepala dan leher bayi, posisinya terserah Anda.
Posisi dan Cara Menggendong Bayi yang Tepat
Terdapat berbagai pegangan atau posisi gendong yang mungkin Anda dan bayi nikmati bersama. Beberapa posisi ini juga bagus untuk menyusui atau bersendawa. Berikut ini adalah beberapa posisi dalam cara menggendong bayi yang bisa dicoba;

©Pixabay/blankita_ua
1. Cradle Hold
Cara menggendong bayi yang pertama bisa Anda lakukan dalam poisisi Cradle Hold. Cradle hold adalah salah satu cara termudah dan terbaik untuk menggendong bayi Anda yang baru lahir selama beberapa minggu pertama kehidupan. Berikut cara menggendong bayi dengan posisi Cradle Hold;
2. Shoulder Hold
Posisi dalam cara menggendong bayi yang kedua adalah Shoulder Hold. Berikut cara menggendong bayi dengan posisi Shoulder Hold;
3. Belly Hold
Cara menggendong bayi yang ketiga adalah dengan posisi Belly Hold. Berikut caranya;
4. Lap Hold
Lap Hold adalah posisi ke empat yang bisa Anda gunakan dalam cara menggendong bayi yang baik dan benar. Berikut caranya;
Tips Lain dalam Cara Menggendong Bayi
Perhatikan suasana hati bayi saat Anda menggendongnya. Jika mereka rewel atau menangis, Anda dapat mencoba posisi lain untuk membuatnya lebih merasa nyaman. Anda juga dapat mencoba menggoyang bayi secara lembut dan lambat.
Perhatikan bahwa kepala bayi harus selalu dimiringkan untuk memungkinkan mereka bernapas. Berikut adalah beberapa tips lain dalam cara menggendong bayi yang baik dan benar;
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya