Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Menggendong Bayi yang Baik dan Benar, Para Orang Tua Wajib Tahu

Cara Menggendong Bayi yang Baik dan Benar, Para Orang Tua Wajib Tahu Ilustrasi menggendong bayi. ©thestir.cafemom.com

Merdeka.com - Bagi Anda yang baru pertama kali menjadi orang tua, pasti masih merasa kebingungan dalam hal merawat bayi. Terutama, cara menggendong bayi yang baik dan benar. Cara menggendong bayi harus dilakukan dengan tepat demi keamanan dan kenyamanan bayi.

Menggendong bayi yang baru lahir bukanlah hal yang mudah. Adalah wajar untuk merasa gugup, dan ada ketakutan yang terus-menerus bahwa si kecil mungkin terlepas dari genggaman. Menggendong bayi tak boleh asal. Ada teknik-teknik tersendiri yang harus dipelajari dan ikuti.

Meskipun kekhawatiran tersebut dapat dimengerti, Anda dapat berupaya membuat pegangan dan gendongan aman dan nyaman untuk bayi. Berikut ini adalah beberapa langkah atau cara menggendong bayi yang baik dan benar, yang bisa dipraktikkan dilansir dari momjunction.com dan healthline.com.

Persiapan Cara Menggendong Bayi yang Baik dan Benar

Berikut adalah beberapa persiapan dalam cara menggendong bayi yang baru lahir secara baik dan benar:

  • Langkah 1: Cuci Tangan
  • Selalu pastikan tangan Anda bersih sebelum menggendong si bayi. Sistem kekebalan bayi masih berkembang, sehingga kuman apa pun yang dibawa dapat membuatnya sakit. Untuk itu, Anda harus memerhatikan cara menggendong bayi yang pertama ini.

    Selain mencuci tangan dengan sabun dan air hangat, pertimbangkan juga untuk menggunakan hand sanitizer untuk proteksi ekstra. Bersihkan tangan setiap kali sebelum menggendong bayi.

    ilustrasi bayi

    Liputan6 ©2020 Merdeka.com

  • Langkah 2: Dapatkan Kenyamanan
  • Kenyamanan adalah salah satu hal terpenting dalam cara menggendong bayi. Dalam hal menggendong bayi, Anda tidak hanya ingin merasa nyaman secara fisik, tetapi juga ingin merasa percaya diri.

    Dibutuhkan sekitar lima menit untuk merasa nyaman dengan gagasan menggendong bayi yang baru lahir. Tidak apa-apa untuk merasa sedikit panik pada awalnya. Beri diri Anda waktu untuk rileks dan bernapas.

  • Langkah 3: Topang Tubuhnya
  • Saat menggendong bayi yang baru lahir, sangat penting untuk selalu menempatkan tangan untuk menopang kepala dan leher. Bagaimanapun, kepala bayi adalah bagian terberat dari tubuhnya saat lahir.

    Berikan perhatian khusus pada ubun-ubun bayi, yang merupakan titik lunak di bagian atas kepala mereka. Bayi yang baru lahir tidak memiliki kontrol otot leher yang kritis untuk menjaga kepala mereka tetap tertopang sendiri.

  • Langkah 4: Pilih Posisi yang Tepat
  • Saat Anda hendak mengangkat bayi, letakkan satu tangan di bawah kepalanya dan tangan lainnya di bawah pantatnya. Dari sana, angkat tubuhnya setinggi dada Anda. Selama menopang kepala dan leher bayi, posisinya terserah Anda.

    Posisi dan Cara Menggendong Bayi yang Tepat

    Terdapat berbagai pegangan atau posisi gendong yang mungkin Anda dan bayi nikmati bersama. Beberapa posisi ini juga bagus untuk menyusui atau bersendawa. Berikut ini adalah beberapa posisi dalam cara menggendong bayi yang bisa dicoba;

    ilustrasi bayi

    ©Pixabay/blankita_ua

    1. Cradle Hold

    Cara menggendong bayi yang pertama bisa Anda lakukan dalam poisisi Cradle Hold. Cradle hold adalah salah satu cara termudah dan terbaik untuk menggendong bayi Anda yang baru lahir selama beberapa minggu pertama kehidupan. Berikut cara menggendong bayi dengan posisi Cradle Hold;

  • Posisikan bayi secara mendatar setinggi dada, dan geser tangan Anda dari bawah ke atas untuk menopang lehernya.
  • Dorong kepala bayi dengan lembut ke lekukan siku Anda.
  • Sambil masih menggendong kepala mereka, gerakkan tangan dari lengan pendukung ke bawahnya.
  • Lengan satunya yang bebas melakukan hal lain atau memberikan dukungan ekstra.
  • 2. Shoulder Hold

    Posisi dalam cara menggendong bayi yang kedua adalah Shoulder Hold. Berikut cara menggendong bayi dengan posisi Shoulder Hold;

  • Posisikan tubuh bayi sejajar dengan tubuh Anda, lalu angkat kepalanya setinggi bahu.
  • Letakkan kepala mereka di dada dan bahu Anda sehingga mereka dapat melihat ke belakang.
  • Letakkan satu tangan di kepala dan lehernya, dan tangan lainnya menopang pantat bayi. Posisi ini juga memungkinkan bayi mendengar detak jantung Anda.
  • 3. Belly Hold

    Cara menggendong bayi yang ketiga adalah dengan posisi Belly Hold. Berikut caranya;

  • Baringkan bayi dengan posisi perut ke bawah, di lengan bawah Anda dan kepala bayi menghadap ke siku.
  • Kaki mereka harus terletak di kedua sisi tangan Anda, sehingga bayi sedikit miring.
  • Posisi ini berguna jika bayi mengeluarkan gas dan perlu bersendawa. Usap punggung bayi dengan lembut untuk mengeluarkan gas.
  • 4. Lap Hold

    Lap Hold adalah posisi ke empat yang bisa Anda gunakan dalam cara menggendong bayi yang baik dan benar. Berikut caranya;

  • Duduklah di kursi dengan kaki yang kokoh, dan letakkan bayi di pangkuan Anda. Kepala mereka harus berada di lutut dan menghadap ke atas.
  • Angkat kepalanya dengan kedua tangan Anda untuk menopang dan lengan bawah Anda di bawah tubuh mereka. 
  • Selipkan kaki bayi di pinggang.
  • Tips Lain dalam Cara Menggendong Bayi

    Perhatikan suasana hati bayi saat Anda menggendongnya. Jika mereka rewel atau menangis, Anda dapat mencoba posisi lain untuk membuatnya lebih merasa nyaman. Anda juga dapat mencoba menggoyang bayi secara lembut dan lambat.

    Perhatikan bahwa kepala bayi harus selalu dimiringkan untuk memungkinkan mereka bernapas. Berikut adalah beberapa tips lain dalam cara menggendong bayi yang baik dan benar;

  • Cobalah kontak kulit-ke-kulit sambil menggendong bayi. Ini cara yang bagus untuk mengikat dan membuat bayi tetap hangat. Anda dapat menelanjangi bayi hingga ke popoknya, meletakkannya di dada Anda, dan menutupinya dengan selimut.
  • Pilih posisi duduk jika Anda merasa gugup menggendong bayi dengan berdiri. Duduk adalah posisi yang bagus untuk Anda yang belum memiliki kekuatan untuk menopang berat badan bayi.
  • Gunakan gendongan bayi untuk menggendong tanpa menggunakan tangan. Ikuti semua petunjuk pada kemasan pembawa. Gendongan biasanya menunjukkan pegangan dan posisi yang sesuai dengan usia.
  • Gunakan bantal penyangga saat menggendong bayi dalam waktu lama atau untuk membantu menyusui.
  • Jangan memasak atau membawa minuman panas sambil menggendong bayi. Pisau, api, dan panas berlebih berbahaya dan dapat menyebabkan cedera secara tidak sengaja.
  • Pegang bayi Anda dengan kedua tangan saat Anda naik dan turun tangga untuk keamanan tambahan.
  • (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP