Biduran Adalah Jenis Ruam Kulit, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Biduran adalah reaksi kulit yang ditandai dengan bilur berwarna merah atau putih yang terasa gatal. Bilur ini dapat muncul di satu bagian tubuh atau menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Dalam istilah medis dikenal dengan sebutan urtikaria, biduran memiliki ukuran dan bentuk bilur yang dapat berbeda-beda, dari beberapa millimeter hingga sebesar tangan. Salah satu penyebab umum dari biduran adalah alergi.
Munculnya bilur pada kulit dipicu oleh tingginya kadar histamin dan senyawa kimia lain yang dilepaskan oleh lapisan di bawah kulit, sehingga menyebabkan pembengkakan jaringan.
Histamin terkadang dapat menyebabkan bocornya cairan plasma dari pembuluh darah, sehingga terjadi penumpukan cairan atau angioedema.
Kelebihan cairan ini juga yang menyebabkan kulit bengkak dan terasa gatal. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai biduran adalah jenis ruam kulit.
Mengenal Apa Itu Biduran
Biduran adalah reaksi kulit yang menyebabkan bekas gatal. Biduran adalah bilur yang berlangsung selama beberapa waktu, dengan penyebab yang seringkali tidak jelas. Biduran juga kerap disebut urtikaria.
Biduran yang kronis bahkan dapat terjadi lebih dari enam minggu dan sering kembali selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian. Biduran kronis bisa sangat tidak nyaman dan mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari.
Bilur pada biduran sering dimulai sebagai bercak gatal yang berubah menjadi bekas bengkak yang ukurannya bervariasi. Bilur-bilur ini muncul dan memudar secara acak saat reaksi berjalan dengan sendirinya. Bagi banyak orang, obat anti gatal (antihistamin) bisa meredakan ketidaknyamanan yang ditimbulkannya.
Penyebab Biduran
Biduran dapat berkembang sebagai reaksi terhadap alergen, pemicu fisik seperti suhu ekstrem, hingga kondisi kesehatan lain yang mendasarinya. Terkadang tidak ada alasan yang jelas mengapa biduran pada seseorang bisa terjadi.
Dalam kasus biduran kronis, beberapa ahli percaya bahwa hal tersebut mungkin disebabkan oleh reaksi autoimun, meski belum ada keyakinan 100%.
1. Alergen
Biduran dapat berkembang ketika tubuh bereaksi terhadap alergen. Ketika reaksi alergi terjadi, tubuh melepaskan protein yang disebut histamin. Selanjutnya, pembuluh darah kecil yang disebut kapiler mengeluarkan cairan.
Cairan ini menumpuk di kulit dan menyebabkan peradangan dan ruam. Saat cairan menumpuk di bawah kulit, benjolan kecil terbentuk. Reaksi tersebut dapat terjadi jika seseorang mengonsumsi sesuatu atau menyentuh sesuatu yang menyebabkan alergi. Ini dikenal sebagai "urtikaria kontak".
Jika gatal-gatal akut disebabkan oleh reaksi alergi, penyebabnya mungkin adalah;
2. Pemicu fisik
Faktor fisik selain alergen dapat menyebabkan biduran adalah:
3. Kondisi kesehatan yang mendasari
Beberapa contoh kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan biduran adalah:
Cara Mengatasi Biduran
Biduran adalah kondisi tak terprediksi, sehingga bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja. Masing-masing individu juga bisa memiliki penyebab biduran yang berbeda-beda, sehingga membuatnya unik.
Gatal-gatal akibat biduran yang serta-merta akan kronis tidak membuat Anda tiba-tiba berisiko mengalami reaksi alergi yang serius (anafilaksis). Jika Anda mengalami gatal-gatal sebagai bagian dari reaksi alergi yang parah, segera cari perawatan darurat.
Gejala anafilaksis meliputi pusing, kesulitan bernapas, dan pembengkakan pada lidah, bibir, mulut, atau tenggorokan. Sementara, untuk menurunkan kemungkinan Anda mengalami biduran, lakukan tindakan pencegahan utama berikut:
Ada beberapa bukti bahwa suplemen, seperti vitamin D3, dapat membantu mengobati biduran kronis. Namun, saat ini belum ada cukup bukti untuk mengonfirmasi bahwa hal ini efektif. Penting untuk berbicara dengan profesional perawatan kesehatan sebelum menggunakan suplemen, karena ini dapat memicu reaksi yang merugikan. Beberapa suplemen dan vitamin mengandung zat yang dapat memicu biduran.
Kiat untuk mencegah gatal-gatal mungkin termasuk:
(mdk/edl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya