Indonesia pernah jadi raja Asia Tenggara dalam bidang olahraga. Negara maritim ini berhasil jadi Juara Umum SEA Games 1997 di Jakarta. Di balik prestasi ini, ada peran besar sosok Jenderal TNI (Purn.) Wismoyo Arismunandar.
Advertisement
Profil
Wismoyo lahir di Bondowoso, Jawa Timur pada 10 Februari 1940. Ia merupakan bungsu dari enam bersaudara buah hati pasangan R. Arismunandar dan Ny. Sri Wuryan. Sang ayah, Arismunandar adalah pegawai rendahan di pemerintahan Belanda, ia bekerja di daerah Bondowoso.
Wismoyo merasakan betapa berat tantangan hidup di zaman revolusi kemerdekaan. Bersama kedua orang tuanya, Wismoyo yang saat itu masih berusia 7 tahun harus mengungsi ke daerah yang lebih aman. Di tempat pengungsian, selama 1,5 tahun Wismoyo mengisi hari-harinya dengan mengembala kambing.
Advertisement
Cerdas sejak Remaja
Wismoyo mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) atau setara SD di daerah Bondowoso. Lulus SD, Ia melanjutkan pendidikan di sebuah SMP di Kota Semarang pada 1954. Keluarganya pindah dari Bondowoso ke Semarang lantaran sang ayah dipindah tugaskan. Selama duduk di bangku SMP, Wismoyo termasuk murid yang cerdas, berwibawa, dan disegani teman-temannya.
Wismoyo kemudian melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Semarang. Di sekolah ini, karakter dan kepribadian Wismoyo semakin matang sebagai sosok yang berani, bertanggung jawab, disiplin dan pekerja keras.
Advertisement
Kisah Cinta
Wismoyo Arismunandar menikah dengan Siti Hardjanti, adik kandung Siti Hartinah (Ibu Tien Soeharto). Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua orang anak, yakni Krisnawati Purwaningrum dan Tegar Arsono Yudho.
Advertisement
Karier
Sejak bergabung dengan korps baret merah, Wismoyo pernah menduduki sejumlah jabatan strategis. Sebagai pemimpin, Wismoyo terkenal dekat dengan bawahan dan tegas dalam kedisiplinan. Mengutip Wikipedia, saat manjadi KSAD, Wismoyo merupakan sang penggerak kekompakan seluruh kepala staf saat itu termasuk Kapolri dalam setiap kebijakan. Bahkan di eranya, setiap kepala staf memiliki agenda bergantian mengunjungi kesatuan angkatan lain.
Advertisement
Juara SEA Games
Selain moncer dalam bidang militer, Wismoyo juga dikenang sebagai tokoh penting bagi dunia olahraga Indonesia. Ia merupakan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang mengantarkan Indonesia menjadi Juara Umum SEA Games 1997 di Jakarta.
Advertisement
Kenangan
Mantan Menpora RI, Zainudin Amali mengenang Wismoyo sebagai sosok yang baik.
Salah satu kebiasaan Wismoyo yang masih diingatnya adalah melakukan tepuk tangan bersama atlet dan pelatih dalam durasi beberapa menit. Hal ini dilakukan untuk memberi semangat dan motivasi kepada atlet dalam menjalankan latihan maupun sebelum pertandingan.
“Ternyata kebiasaan baik itu juga terlihat saat beliau berada di tengah-tengah prajurit. Banyak prestasi olahraga yang membanggakan di era kepemimpinan beliau,"
ungkap Zainudin Amali, politisi yang juga pengusaha, mengutip situs resmi Kemenpora RI.
Advertisement
merdeka.com
Advertisement
Akhir Hayat
Wismoyo wafat di Jakarta pada 28 Januari 2021. Jenazah pria usia 80 tahun itu dimakamkan di Astana Giribangun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.