Peristiwa 23 Mei: Peringati Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia, Ini Sejarahnya

Untungnya, terdapat berbagai organisasi peduli lingkungan dan hewan yang mulai bergerak meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya masalah ini. Salah satunya adalah organisasi American Tortoise Rescue yang menetapkan peringatan Hari Kura-Kura dan Penyu sedunia.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Peristiwa 23 Mei: Peringati Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia, Ini Sejarahnya
Ilustrasi kura-kura peliharaan. ©Unsplash/Brittney Weng

Kura-kura dan penyu merupakan spesies reptil laut yang semakin dekat dengan ancaman kepunahan. Ancaman ini tak lain berasal dari berbagai masalah kerusakan lingkungan yang semakin luas, banyaknya perburuan hewan dengan cara yang kejam, hingga tindakan pengambilan telur kura-kura dan penyu untuk tujuan keuntungan.

Secara tidak langsung, aktivitas manusialah yang menjadi alasan utama banyaknya fauna-fauna yang terancam punah. Jika dibiarkan begitu saja, perilaku dan aktivitas manusia ini akan memberikan dampak kerusakan lingkungan yang semakin luas. Tidak mustahil, jika masalah kepunahan semakin tak terelakkan.

Untungnya, terdapat berbagai organisasi peduli lingkungan dan hewan yang mulai bergerak meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya masalah ini. Salah satunya adalah organisasi American Tortoise Rescue yang menetapkan peringatan Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia, untuk menyebarkan kampanye penyelamatan populasi kura-kura dan penyu di dunia.

Diperingati setiap tanggal 23 Mei, tentu peringatan ini berawal dari sejarah yang cukup panjang. Hingga akhirnya, seluruh dunia merayakan Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia setiap tahun secara rutin.

Dilansir dari laman Earth Reminder, berikut kami merangkum sejarah peristiwa 23 Mei yang diperingati sebagai Hari Kura-Kura dan Penyu sedunia, perlu Anda ketahui.

Sejarah Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia

Sejarah peristiwa 23 Mei yang kini diperingati sebagai Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia, berawal dari sepasang suami istri pendiri organisasi American Tortouse Rescue, Susan Tellem dan Marshall Thompson, menyadari bahwa sejak tahun 1990, populasi kura-kura dan penyu di seluruh dunia semakin dekat dengan ancaman kepunahan.

Terdapat berbagai macam faktor penyebab kepunahan ini. Mulai dari kerusakan dan bahaya lingkungan, perburuan dengan cara yang kejam, hingga pengambilan telur kura-kura dan penyu untuk keuntungan manusia. Kemudian, Tellem dan Thomson mengangkat isu ini di platform internasional dan berencana untuk menyebarkan kesadaran tentang konservasi berbagai spesies kura-kura dan penyu di seluruh dunia.

Sejak inisiatif ini, kemudian terbentuklah Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia yang dirayakan pertama kali pada 23 Mei 2000. Setelah itu, perayaan ini diperingati setiap tahun di tanggal yang sama. Di mana, setiap tahunnya selalu mengangkat tema yang berbeda dan variatif, namun tetap dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut membantu keselamatan populasi kura-kura dan penyu dari risiko kepunahan.

Cara Merayakan Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia

Setelah mengetahui sejarah peristiwa 23 Mei yang diperingati sebagai Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia, berikutnya tak kalah penting untuk diketahui bagaimana cara berpartisipasi dalam merayakan peringatan ini.

Cara merayakan Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia ini dapat dilakukan dengan berbagai macam aksi. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan terutama laut, tidak membuang sampah sembarangan, hingga aksi khusus yang dilakukan untuk membantu penyelamatan risiko kepunahan hewan kura-kura dan penyu.

Berikut beberapa cara merayakan Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia yang bisa Anda praktikkan:

  • Tingkatkan kesadaran tentang perlindungan penyu di kelompok sebaya.
  • Gunakan media sosial untuk berbagi informasi mengenai perayaan Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
  • Berdonasi untuk membantu organisasi penyelamatan hewan kura-kura dan penyu.
  • Menghindari berbagai aktivitas yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk mengurangi konsumsi sampah plastik yang mencemari lingkungan laut.
  • Ikut dalam gerakan bersih-bersih pantai.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya mengolah sampah dan membuang limbah dengan baik.
  • Pembuangan bahan kimia dan racun dari pabrik juga perlu dikendalikan untuk membantu kelangsungan hidup berbagai jenis penyu dan kura-kura.
  • Bantu penyu untuk menetaskan telur di bawah sinar bulan selama musim bertelur, agar bisa menetas secara alami tanpa bantuan lampu.
  • Jangan membeli hewan kura-kura atau penyu di toko hewan peliharaan.
  • Laporkan penjualan kura-kura dan penyu legal untuk membantu pemberantasan bisnis penjualan ilegal.
  • Lindungi penyu dan kura-kura agar tetap hidup di alam liar kecuali saat sakit dan terluka.
Rekomendasi