Pertama Kali Jadi Sutradara, Tompi Ungkap Alasannya Rambah Dunia Perfilman

Baru-baru ini, Tompi menceritakan tentang minatnya di dunia film.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Pertama Kali Jadi Sutradara, Tompi Ungkap Alasannya Rambah Dunia Perfilman
Tompi. ©Instagram.com/dr_tompi

Bagi penikmat musik Tanah Air tentunya sudah tak asing lagi dengan sosok Tompi. Pemilik nama asli Teuku Adifitrian ini merupakan salah satu penyanyi multitalenta.

Selain menjadi musisi, Tompi juga dikenal sebagai dokter spesialis bedah. Lalu di tahun 2019 silam, Tompi memulai debutnya sebagai seorang sutradara di film 'Pretty Boys'

Baru-baru ini, Tompi menceritakan tentang minatnya di dunia film. Ia juga berbagi kisah saat tak diperbolehkan sekolah film.

Keinginan Berkarya

Hal itu diungkapkan oleh Tompi dalam video perbincangannya bersama Vincent dan Desta yang diunggah di kanal Youtube Tonight Show Net beberapa hari lalu. Dalam kesempatannya tersebut, Tompi bercerita mengenai dirinya.

Tompi mengungkapkan bahwa ketertarikan di dunia film itu ada sejak ia duduk di bangku SMA. Sedangkan film pertama yang disutradarainya tersebut adalah bukti keinginan Tompi yang kuat untuk berkarya.

"Gue pengen berkarya aja kalau itu, passion (film) gue itu dari SMA," ungkap Tompi.

Masuk Sekolah Film

Setelah lulus SMA, Tompi bercerita bahwa ia ingin masuk ke sekolah film. Kampus yang diincarnya pada saat itu adalah Institut Kesenian Jakarta.

"Gue emang suka film dari zaman sma. Jadi lulus sma gue mau masuk IKJ kan, gue pengen masuk sekolah film," tambah Tompi.

Larangan Ibunda

Setelah berunding dengan sang ibu, Tompi ternyata tidak diperbolehkan untuk sekolah film. Sang ibunda berujar, jika Tompi akan menggeluti dunia film, maka finansialnya tidak sejahtera.

"Nggak boleh sama nyokap gue, 'jangan nanti kamu kere (miskin)'," cerita Tompi kenang masa lalu.

Kesempatan

Setelah lama mendambakan, Tompi akhirnya bisa meraih cita-citanya sebagai sineas. Tompi mendapatkan kesempatan untuk menjadi sutradara dan bekerja sama dengan rekan-rekannya.

"Tapi hasrat nggak bisa kebendungkan, dapet kesempatan," tutur Tompi.

Rekomendasi