Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Kini hanya satu bangunan yang tersisa. Itupun kondisinya terbengkalai. 

Pada abad ke-19 dan 20, Kota Yogyakarta pernah memiliki tiga pabrik es krim, di antaranya Pabrik Es Krim Mataram di Terban, Pabrik Es Krim Pathook di Jalan Bhayangkara, dan Pabrik Es Krim Sindunegaran di Bumijo.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Sayangnya kini keberadaan ketiga pabrik es krim itu hampir tak menyisakan jejak. Hanya Pabrik Es Krim Sindunegaran saja yang bangunannya masih tersisa wujudnya walaupun terbengkalai.

Lalu di mana keberadaan pabrik-pabrik es krim itu? Bagaimana kondisinya kini?

Pabrik Es Pathook

Dalam sebuah peta Kota Yogyakarta tahun 1925, tampak penampakan Pabrik Es Pathook. Kalau dibandingkan dengan kondisi kini, lokasinya tepat di depan Pasar Pathuk atau di sisi barat Jalan Bhayangkara.

Kini bekas bangunannya sudah beralih fungsi sebagai tempat cuci mobil. Tak tampak sama sekali kalau dulu di atas tanah itu pernah berdiri sebuah pabrik es krim.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Mengutip YouTube Komunitas Ohol, Pabrik Es Krim Pathook sudah beroperasi pada tahun 1886. Pada Minggu pagi September 1932 diadakan rapat umum pemegang saham, di mana Pak De Riel mengundurkan diri sebagai direktur dan digantikan oleh F. Weijnschenk, serta Pak Mac Gilary Beem, dr. Rooyen, dan Van Bouwelen sebagai direktur pengawas.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Tak diketahui kapan pabrik ini tutup. Namun pada 19 September 1938 surat kabar De Locomotef masih memuat berita tentang pabrik ini.

Pabrik Es Krim Mataram

Kedua adalah Pabrik Es Krim Mataram. Sama dengan Pabrik Es Krim Pathook, pabrik es ini bangunannya sudah hilang tak berbekas. Berdasarkan peta lama Belanda, lokasinya berada di Jalan Gondolajoe atau kalau patokannya saat ini, lokasinya tepat berada di sebelah timur Mal Galeria. Kini, tanah bekas bangunan pabrik telah berubah fungsi menjadi gedung perbelanjaan tekstil.

Mengutip kanal YouTube Komunitas Ohol, Pabrik Es Krim Mataram diperkirakan didirikan pada tahun 1919 dan mulai beroperasi pada tahun 1920.

Pada 15 Januari 1927, Pak Arends, mantan kepala teknisi Pabrik Gula Beran menggantikan Pak Poortman sebagai Direktur Pabrik selama Pak Poortman cuti.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Pada 22 Maret 1932, Bataviaasch Courant memberitakan bahwa Perusahaan Es Krim Petodjo telah membeli Pabrik Es Krim Mataram dengan biaya 29.600 gulden. Tidak diketahui kapan pabrik es krim itu ditutup.

Pabrik Es Sindunegaran Bumijo

Pabrik Es Sindunegaran Bumijo diperkirakan dibangun pada tahun 1928. Kesimpulan ini didasarkan pada peta 1925 di mana pabrik itu belum dibangun. Lalu ada arsip berita dari Surat Kabar De Locomotief 11 November 1928 bahwa telah dibuka pabrik es baru. Pabrik ini dibangun dengan ubin berwarna putih yang membuat kesan rapi.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Mengutip kanal YouTube Komunitas Ohol, Direktur pertama Pabrik Es Sindunegaran adalah Pak Arends. Mesin penguap pabrik ini merupakan produk Gonderman dari Haarlem.

Di antara ketiga pabrik es krim itu, yang masih tersisa bangunannya hanyalah Pabrik Es Sindunegaran. Lokasinya berada di Jalan Tentara Pelajar. Sisa bangunannya tidak begitu terlihat karena tertutup benteng setinggi kurang lebih 3 meter.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas
Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Tumbuhan liar juga sudah banyak tumbuh dibekas pabrik es tersebut. Beberapa tiang listrik membuat bekas pabrik es itu tidak begitu menonjol.

Kerangka bangunan Pabrik Es Sindunegaran masih tampak utuh. Pada dinding bagian depannya terdapat tempelan batu-batu kecil sebagai hiasan. Bila dilihat dari pinggir jalan, masih terlihat tulisan “IJSFABRIEK SINDOENEGARAN BOEMIJO”.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas

Saat ini lokasi pabrik digunakan sebagai tempat parkir bus pariwisata. Dari bagian dalam tempat parkir bus itu terlihat tinggi tembok yang tersisa sekitar 6-7 meter.

Namun Semak-semak itu membuat bekas tembok pabrik tidak terlihat sepenuhnya.

Saking luasnya halaman pabrik itu, waktu itu terlihat tiga unit bus dan satu unit minibus terparkir di sana. Beberapa bangunan pabrik hingga saat ini masih dimanfaatkan warga setempat untuk aktivitas sehari-hari.

Mencari Jejak Keberadaan Pabrik Es Krim Milik Belanda di Jogja, Kini Hilang Tak Berbekas
5.825 KK Terancam Kena Dampak Pembangunan Waduk Cibeet dan Cijurey
5.825 KK Terancam Kena Dampak Pembangunan Waduk Cibeet dan Cijurey

Pemkab Bogor mengaku hanya bertugas mendata. Sementara pengalihan warga terdampak ataupun lokasi dan jalan yang terimbas itu kewenangannya Pemprov Jabar.

Baca Selengkapnya icon-hand
Rekam Jejak Kekejaman dan Kesadisan 5 KKB Kelompok Ananias Ati Mimin yang Ditembak Mati
Rekam Jejak Kekejaman dan Kesadisan 5 KKB Kelompok Ananias Ati Mimin yang Ditembak Mati

Tiga senjata api hasil rampasan diamankan dari tangan kelimanya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ikut Diklat Pecinta Alam di Lereng Gunung Argopuro, Mahasiswi FT Unej Meninggal Dunia
Ikut Diklat Pecinta Alam di Lereng Gunung Argopuro, Mahasiswi FT Unej Meninggal Dunia

Sejauh ini, dari pemeriksaan luar tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Airnya Jernih Bak Kaca, Intip Eksotisnya Curug Goa Lumut Endah di Pamijahan Bogor
Airnya Jernih Bak Kaca, Intip Eksotisnya Curug Goa Lumut Endah di Pamijahan Bogor

Saking jernihnya, kondisi bawah sungai bisa terlihat

Baca Selengkapnya icon-hand
KPK Ungkap Skenario Pengacara Kerahkan Massa ke Mako Brimob saat Lukas Enembe Ditangkap
KPK Ungkap Skenario Pengacara Kerahkan Massa ke Mako Brimob saat Lukas Enembe Ditangkap

Dalam surat dakwaan dijelaskan beberapa perbuatan merintangi penyidikan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Renggut Korban Jiwa, Jembatan Kaca Geong Banyumas Dibangun Tanpa Uji Kelayakan
Renggut Korban Jiwa, Jembatan Kaca Geong Banyumas Dibangun Tanpa Uji Kelayakan

Pembangunan jembatan kaca itu dilakukan hanya berdasarkan kesepakatan pemilik wahana dengan tukang bangunan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jenderal Polri Kaget Ranpur Anoa TNI Mendadak Geruduk Markasnya, Ini yang Terjadi
Jenderal Polri Kaget Ranpur Anoa TNI Mendadak Geruduk Markasnya, Ini yang Terjadi

Rombongan Kodam III/Siliwangi di bawah komando Kasdam Brigjen TNI Agus Saepul menggeruduk kantor Mapolda Jawa Barat pada Senin, (3/7) lalu.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kejari Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Sekwan DPRD Seluma yang Rugikan Negara Rp1,2 M
Kejari Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Sekwan DPRD Seluma yang Rugikan Negara Rp1,2 M

Wuriadhi mengungkapkan ketiga tersangka itu yakni HS selaku mantan Pelaksana Tugas (PLT) Sekwan, RH selaku mantan bendahara pengeluaran dan SA selaku PPTK.

Baca Selengkapnya icon-hand
Karhutla Hebat Kepung Tol Palindra Hingga Asap Tebal Ganggu Pengendara, Diduga Sengaja Dilakukan
Karhutla Hebat Kepung Tol Palindra Hingga Asap Tebal Ganggu Pengendara, Diduga Sengaja Dilakukan

Api cepat merembet ke areal sekitar karena dipicu angin kencang dan berubah-ubah arah

Baca Selengkapnya icon-hand